Tata Ibadah Perayaan Natal Pemkab Humbahas Dengan Masyarakat Tahun 2025 Dan Doa Bersama Atas Kejadian Bencana

/ Rabu, 10 Desember 2025 / 15.12.00 WIB


POSKOTASUMATERA,COM-HUMBAHAS, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) bersama seluruh unsur masyarakat dan pimpinan lintas gereja melaksanakan Perayaan Natal dan Doa Bersama atas peristiwa bencana yang terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Humbahas, Selasa (10/12/2025). 

Ibadah berlangsung penuh hikmat dengan mengusung tema “Allah Hadir Untuk Menyelamatkan Keluarga” (Matius 1:21-24) dan sub tema “Kehadiran Allah melalui Kelahiran Yesus Kristus menjadi dasar ikatan kasih dalam keluarga mewujudkan masyarakat Humbahas yang penuh damai dan sejahtera.”

Barisan prosesi menuju lokasi ibadah dipimpin oleh Pdt. Anton BG. Hutagalung, S.Th, pembawa simbol-simbol Kristiani, pimpinan gereja lintas denominasi, para pendeta dan pastor, diikuti Bupati Humbahas, Wakil Bupati, Forkopimda, Ketua PGID, BKAG, Bamagnas, FKUB, PGPI, PGLH, KWI serta Ketua Umum Panitia Natal Bersama 2025.

Suasana menjadi semakin haru ketika prosesi penyalaan lilin yang diiringi lagu “O Holy Night” dilakukan oleh Pelayan Firman bersama Bupati, Wakil Bupati, Ketua DPRD, Dandim 0210/TU, Kapolres, Kajari, Ketua PN Tarutung, Kepala Kemenag Humbahas, pimpinan organisasi gereja, panitia Natal, serta perwakilan masyarakat. Penyalaan lilin ini menjadi simbol harapan baru, damai dan pemulihan bagi Humbahas, khususnya bagi keluarga yang terdampak bencana alam.

Narasi simbol-simbol Natal juga disampaikan dengan indah:

  • Alkitab oleh Pdt. Herlina Simbolon, S.Th
  • Salib oleh Ev. Marlina Munte, S.Th
  • Lilin oleh Pdt. Firman Hutagaol, S.Th
  • Pohon Natal oleh Ev. Donna Aritonang, M.Th
  • Vandel Oikoumene oleh Pdt. Joas Nainggolan
  • Simbol Keluarga oleh Pdt. Jusuf Sianturi

Masing-masing simbol menghadirkan makna mendalam tentang bagaimana kasih Allah bekerja dalam keluarga, gereja, dan masyarakat.

Ibadah berlangsung dengan rangkaian liturgi, pujian, pembacaan Alkitab, dan penyampaian renungan Natal. Pesan Natal dibawakan oleh Pdt. Godman Tampubolon, S.Th, M.Pdk, menegaskan bahwa melalui kelahiran Yesus Kristus, Allah menunjukkan kasih-Nya yang menyelamatkan. “Kasih itu tidak berhenti sebagai renungan, tetapi harus diwujudkan dalam keluarga, masyarakat, dan seluruh ciptaan Allah,” ujarnya.

Sementara itu, kotbah utama disampaikan oleh Pdt. Rikson Hutahaean, M.Th dari Sekjen HKBP menyampaikan bahwa dosa dimana-mana, anak membenci ibu dan ayah, ayah tidak perduli dengan keluarga, saling menghina, saling mencela, secara langsung dan fitnah ada dimana-mana. 

Dunia yang semakin dekat dengan kemajuan zaman membuat kita semakin jauh, yang jauh semakin jauh, yang dekat juga semakin jauh, karena egois dan ketidak perdulian, teknologi disalahgunakan . 

Pesan Natal : Dalam sambutannya, Bupati Humbahas menyampaikan pesan Natal yang kuat, menggugah, dan penuh harapan bagi seluruh masyarakat Humbang Hasundutan, terutama di tengah situasi bencana yang baru saja melanda. 

Bupati menegaskan bahwa Natal tahun ini merupakan momen untuk memperbaharui komitmen bersama membangun keluarga dan daerah dengan kasih, persatuan, serta semangat melayani.

“Kelahiran Kristus adalah tanda bahwa Allah tidak pernah meninggalkan kita. Di tengah kesedihan akibat bencana, kita percaya bahwa kasih dan penyertaan Tuhan memberi kekuatan untuk bangkit. Natal mengajak kita saling menopang dan memperkuat keluarga sebagai fondasi masyarakat Humbahas yang damai dan sejahtera,” tegas Bupati.

Bupati juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh tokoh gereja, Forkopimda, lembaga keagamaan, relawan, dan masyarakat yang telah menunjukkan kepedulian serta gotong royong dalam membantu korban bencana. Ia menekankan bahwa persatuan lintas denominasi dan keberagaman adalah kekuatan besar bagi Humbahas.

“Natal bukan hanya perayaan seremonial, tetapi panggilan untuk hadir bagi sesama. Seperti Allah hadir melalui kelahiran Yesus untuk menyelamatkan, kita pun harus hadir bagi keluarga dan masyarakat. Bukan hanya dalam kata-kata, tetapi dalam tindakan nyata,” ujar Bupati dengan penuh ketegasan.

Menutup pesannya, Bupati berdoa agar damai Natal memenuhi setiap keluarga di Humbahas dan membawa pemulihan serta kekuatan baru.

Perayaan Natal Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan tahun ini bukan hanya menjadi ajang ibadah bersama, tetapi juga momentum solidaritas atas berbagai peristiwa bencana yang terjadi. Kehadiran seluruh unsur masyarakat, gereja, dan pemerintah menunjukkan bahwa Natal tetap menjadi sumber kekuatan, pengharapan, dan persatuan.

Acara ditutup dengan doa berkat dan puji-pujian, membawa suasana penuh damai dan sukacita Natal bagi semua yang hadir. (PS/BN) 

 
Komentar Anda

Terkini: