Dari Guru ke Nahkoda Sekolah: Jahrona Resmi Memimpin SMAN 1 Batangangkola

/ Senin, 26 Januari 2026 / 19.11.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL – Suasana hangat dan penuh harapan mewarnai pertemuan perdana Kepala SMAN 1 Batangangkola, Jahrona, S.Pd., bersama keluarga besar sekolah. Bukan sekadar agenda seremonial, pertemuan ini menjadi momen awal perjalanan baru seorang pendidik yang kini dipercaya menjadi nahkoda di salah satu sekolah menengah atas favorit di Kabupaten Tapanuli Selatan.


 Senyum, sapaan ramah, dan dialog terbuka mencairkan suasana, menandai dimulainya babak kepemimpinan baru di SMAN 1 Batangangkola (Smansa).Dalam sambutannya, Jahrona menyampaikan rasa syukur sekaligus kebahagiaannya dapat bergabung dengan civitas akademika Smansa. Ia menyapa guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik dengan penuh keakraban, sembari menegaskan bahwa sekolah harus menjadi rumah kedua yang aman, nyaman, dan inspiratif. “Sekolah bukan hanya tempat belajar, tetapi ruang tumbuhnya karakter, etika, dan masa depan generasi muda,” ujarnya dengan nada penuh keyakinan.


Perjalanan Jahrona hingga dipercaya memimpin Smansa bukanlah proses yang instan. Sebelumnya, ia dikenal sebagai guru di SMKN 2 Padangsidimpuan. Pengalaman panjangnya di dunia pendidikan membentuk sosok Jahrona sebagai pendidik yang memahami denyut nadi sekolah dari ruang kelas.


Dari interaksi langsung dengan siswa hingga dinamika guru, pengalaman tersebut menjadi bekal berharga dalam menjalankan peran barunya sebagai kepala sekolah.Pelantikan Jahrona sebagai Kepala SMAN 1 Batangangkola sendiri dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara pada Senin, 19 Januari 2026.


 Momentum tersebut menjadi titik balik penting dalam perjalanan kariernya, sekaligus bagian dari upaya pemerintah provinsi memperkuat tata kelola pendidikan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada peningkatan mutu.Di hadapan para guru dan staf, Jahrona tidak menutupi besarnya tanggung jawab yang kini ia emban. Ia mengajak seluruh elemen sekolah untuk berjalan bersama, saling menguatkan, dan membuka ruang kolaborasi. 


Menurutnya, keberhasilan sekolah bukan ditentukan oleh satu orang, melainkan oleh kerja kolektif yang dilandasi kepercayaan dan semangat kebersamaan.Ia juga menaruh perhatian besar pada penguatan budaya mutu, inovasi pembelajaran, serta pembinaan karakter peserta didik. Bagi Jahrona, sekolah harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai dasar pendidikan.“Kita ingin siswa Smansa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga matang secara moral dan sosial,” tuturnya.


Pertemuan perdana ini pun diharapkan menjadi fondasi kuat bagi terbangunnya komunikasi yang harmonis dan hubungan kerja yang solid di lingkungan SMAN 1 Batangangkola. Dengan kepemimpinan baru yang lahir dari rahim dunia pendidikan, Smansa Batangangkola optimistis melangkah maju, menatap masa depan dengan semangat perubahan, kebersamaan, dan harapan besar untuk melahirkan generasi unggul dan berkarakter.

(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: