POSKOTASUMATRA.COM – KUTACANE – Paska kembalinya pesawat Susi Air beroperasi di Bandara Alas Leuser, Kabupaten Aceh Tenggara, penerbangan perdana maskapai perintis tersebut secara resmi dilepas oleh Wakil Bupati Aceh Tenggara, dr. Heri Al Hilal, Rabu (04/02/2026).
Pelepasan penerbangan perdana ini menjadi momentum penting bagi konektivitas transportasi udara di Aceh Tenggara setelah sempat vakum. Kehadiran kembali Susi Air diharapkan mampu memperlancar mobilitas masyarakat sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.
Wakil Bupati Aceh Tenggara, dr. Heri Al Hilal, menyampaikan bahwa beroperasinya kembali Susi Air merupakan kabar baik bagi masyarakat. Ia menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Aceh Tenggara untuk terus mendukung operasional penerbangan perintis di Bandara Alas Leuser.
“Ini bukan sekadar penerbangan perdana, tetapi menjadi simbol bangkitnya kembali konektivitas udara Aceh Tenggara. Pemerintah daerah tentu mendukung penuh agar penerbangan ini berkelanjutan,” ujar dr. Heri Al Hilal
Sementara itu, Kepala Bandara Alas Leuser, Marwan Sultan, mengungkapkan jumlah penumpang pada penerbangan perdana menunjukkan antusiasme masyarakat yang cukup baik.
“Untuk penerbangan perdana hari ini, jumlah penumpang dari rute Banda Aceh–Kutacane sebanyak 11 orang, dari Kutacane–Banda Aceh 9 orang penumpang,” jelas Marwan Sultan kepada poskotasumatra.com, Rabu (04/02/2026)
Antusiasme juga datang dari para penumpang. Salah seorang penumpang rute Kutacane–Banda Aceh, Ridwan (42), mengaku sangat terbantu dengan kembali beroperasinya Susi Air. Menurutnya, transportasi udara ini memang sangat dibutuhkan masyarakat Aceh Tenggara.
“Kami senang sekali Susi Air sudah kembali terbang. Perjalanan jadi jauh lebih cepat dan efisien, apalagi untuk urusan keluarga dan pekerjaan,” ujarnya.
Hal senada disampaikan penumpang rute Banda–Kutacane, Nurhayati (35). Ia berharap penerbangan Susi Air dapat terus beroperasi secara rutin tanpa kendala.
“Kalau jalur udara ini stabil, masyarakat pasti memilih pesawat. Hemat waktu dan lebih aman,” katanya.
Kembalinya operasional Susi Air di Bandara Alas Leuser ini disambut harapan besar masyarakat agar akses transportasi udara Aceh Tenggara semakin terbuka dan berkesinambungan ke depannya. (PS/AZHARI)

