Siswa SMAN 2 Plus Panyabungan Gelar Ramadhan Bersama Palestina, Bangun Empati dan Kepedulian Kemanusiaan

/ Kamis, 05 Maret 2026 / 07.15.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – MADINA – Suasana Ramadhan di SMAN 2 Plus Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, terasa lebih bermakna tahun ini. Para siswa tidak hanya menjalankan ibadah puasa dan kegiatan keagamaan rutin, tetapi juga diajak untuk menumbuhkan kepedulian kemanusiaan melalui kegiatan bertajuk Ramadhan Bersama Palestina. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bersama tentang arti solidaritas dan persaudaraan di tengah penderitaan yang dialami masyarakat Palestina.


Kegiatan tersebut semakin menyentuh hati para siswa dengan kehadiran ulama asal Palestina, Syeikh Abdel Rahman Zakaria, yang secara langsung menyampaikan kisah kehidupan masyarakat di tanah kelahirannya. Di hadapan para siswa dan guru, ia menggambarkan kondisi nyata yang dihadapi warga Palestina, mulai dari keterbatasan akses kebutuhan dasar hingga dampak konflik yang memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat sipil.


Dalam pemaparannya, Syeikh Abdel Rahman Zakaria menuturkan bahwa anak-anak dan keluarga di Palestina sering kali harus menjalani kehidupan dalam situasi yang tidak menentu. Banyak di antara mereka yang kehilangan rumah, akses pendidikan, bahkan anggota keluarga akibat konflik berkepanjangan. Kisah-kisah tersebut membuat suasana kegiatan menjadi haru, sekaligus membuka kesadaran para siswa akan pentingnya empati terhadap sesama manusia.


Dari sudut pandang ilmiah, krisis kemanusiaan yang terjadi di wilayah konflik seperti Palestina tidak hanya berdampak pada aspek fisik, tetapi juga meninggalkan luka psikologis yang mendalam. Kajian dalam bidang kemanusiaan dan konflik menunjukkan bahwa masyarakat yang hidup dalam tekanan konflik berkepanjangan berisiko mengalami trauma kolektif, ketidakstabilan sosial, serta keterbatasan akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan.


Melalui kegiatan Ramadhan Bersama Palestina ini, para siswa SMAN 2 Plus Panyabungan diajak untuk memahami bahwa nilai-nilai kemanusiaan tidak mengenal batas geografis. Kepedulian terhadap sesama merupakan bagian penting dari pendidikan karakter, sekaligus implementasi dari nilai-nilai keislaman yang menekankan pentingnya solidaritas dan persaudaraan umat.


Kepala sekolah  Hendri M.Pd dan para guru berharap kegiatan ini dapat membentuk generasi muda yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepekaan sosial yang tinggi. Ramadhan dipandang sebagai momentum yang tepat untuk menanamkan nilai empati, kepedulian, dan semangat berbagi kepada para siswa.

Melalui semangat Ramadhan, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa doa, kepedulian, dan dukungan moral dari berbagai penjuru dunia dapat menjadi sumber harapan bagi masyarakat Palestina. Di tengah keterbatasan yang mereka hadapi, solidaritas umat menjadi cahaya yang terus menjaga harapan akan masa depan yang lebih damai dan manusiawi.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: