Taput Didaulat Jadi Tuan Rumah Rakernas V MPK Indonesia, Bupati JTP Ajak Perkuat Pendidikan Karakter Dan Solidaritas Sosial

/ Sabtu, 28 Maret 2026 / 18.09.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM-TAPUT,-Kabupaten Tapanuli Utara resmi didaulat menjadi tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) V Majelis Pendidikan Kristen (MPK) Indonesia yang akan digelar pada 15–17 Oktober 2026 mendatang. Penetapan ini ditandai dengan pengukuhan panitia pelaksana yang berlangsung khidmat di Gedung Sopo Partungkoan, Tarutung, Sabtu (28/3/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Tapanuli Utara, Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, S.Si., M.Si., yang sekaligus memberikan sambutan dan penegasan komitmen pemerintah daerah dalam menyukseskan agenda nasional tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati JTP menyampaikan rasa bangga dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh MPK Pusat kepada Kabupaten Tapanuli Utara sebagai lokasi penyelenggaraan Rakernas tingkat nasional.

“Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara merasa sangat terhormat atas kepercayaan ini. Pengukuhan panitia hari ini merupakan langkah awal yang sangat penting untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan Rakernas V MPK Indonesia dapat terlaksana dengan sukses, aman, tertib, dan lancar,” ujar Bupati.

Menurutnya, penunjukan Tapanuli Utara sebagai tuan rumah bukan hanya sebuah kehormatan, tetapi juga momentum strategis untuk menunjukkan kapasitas daerah dalam mendukung penguatan dunia pendidikan, khususnya pendidikan berbasis nilai-nilai karakter dan moral.

Bupati menekankan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam membangun peradaban bangsa. Karena itu, Rakernas V MPK Indonesia diharapkan tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi, tetapi menjadi forum strategis dalam merumuskan arah kebijakan pendidikan Kristen di Indonesia.

“Melalui Rakernas ini, kita berharap lahir gagasan-gagasan besar dan inovatif untuk memperkuat sekolah-sekolah Kristen di seluruh Indonesia. Pendidikan harus mampu membentuk generasi yang unggul secara intelektual, tetapi juga kuat dalam karakter, etika, dan spiritualitas,” katanya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari panitia, pemerintah daerah, tokoh gereja, hingga masyarakat luas untuk bersinergi menyukseskan kegiatan nasional tersebut.

“Ini bukan hanya tugas panitia, tetapi tugas bersama. Kita ingin menunjukkan bahwa Tapanuli Utara adalah daerah yang ramah, siap menjadi tuan rumah, dan memiliki komitmen besar terhadap kemajuan pendidikan,” tambahnya.

Kepada panitia yang baru dikukuhkan, Bupati JTP berpesan agar bekerja dengan penuh dedikasi, profesionalisme, dan semangat pelayanan.

“Bekerjalah dengan hati, bangun koordinasi yang kuat, dan siapkan seluruh kebutuhan sejak dini agar pada Oktober nanti Rakernas dapat berjalan maksimal,” tegasnya.

Acara pengukuhan diawali dengan ibadah bersama yang dipimpin oleh Praeses HKBP Distrik II Silindung, Pdt. Donal Sianturi, M.Th., menambah nuansa religius dan penuh makna dalam kegiatan tersebut.

Turut hadir dalam acara itu Wakil Bupati Tapanuli Utara Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., unsur Forkopimda, Sekretaris Umum MPK Pusat, Ketua MPK Wilayah Sumut-Aceh Dr. RE Nainggolan, M.M., para pimpinan gereja, tokoh masyarakat, serta jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tapanuli Utara.

Selain pengukuhan panitia, kegiatan ini juga diwarnai aksi kepedulian sosial dari MPK Pusat melalui penyerahan bantuan secara simbolis kepada masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi.

Bantuan yang disalurkan meliputi dana sosial sebesar Rp561.959.073, 1 unit perangkat furniture senilai Rp52.277.000, serta 7 unit laptop bagi warga terdampak bencana alam, yang diterima oleh Ketua MPK Wilayah Sumut dan Aceh.

Bantuan tersebut menjadi simbol bahwa pendidikan dan kepedulian sosial harus berjalan beriringan dalam membangun masyarakat yang tangguh dan berdaya.

Dengan ditetapkannya Tapanuli Utara sebagai tuan rumah Rakernas V MPK Indonesia, daerah ini diharapkan menjadi pusat lahirnya pemikiran-pemikiran strategis untuk masa depan pendidikan nasional yang berlandaskan karakter, iman, dan kualitas sumber daya manusia. (PS/B.Nababan)

Komentar Anda

Terkini: