POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL — Suasana religius yang sarat makna teologis dan nilai pendidikan karakter menyelimuti kegiatan Jalan Salib dan Perayaan Paskah yang diselenggarakan oleh keluarga besar SMK Negeri 1 Tantom Angkola pada Selasa, 7 April 2026, di Desa Purbatua, Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan ini mengangkat tema “Hidup yang Dipimpin oleh Roh” yang berlandaskan Roma 8:14–17, sebagai refleksi iman atas kemenangan Yesus Kristus di kayu salib sekaligus sebagai sarana pembinaan spiritual peserta didik secara komprehensif.
Dalam perspektif teologi Kristen, Roma 8:14–17 menegaskan bahwa setiap orang percaya adalah anak-anak Allah yang hidup dalam tuntunan Roh Kudus. Pemaknaan ini menjadi landasan utama dalam pelaksanaan Jalan Salib, yang tidak sekadar dipahami sebagai ritual simbolik, tetapi sebagai proses internalisasi nilai-nilai pengorbanan, ketaatan, dan kasih. Melalui pendekatan reflektif tersebut, siswa didorong untuk mengontekstualisasikan ajaran iman dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun dalam interaksi sosial di masyarakat.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Rekson Simanjuntak, S.Pd, yang menekankan pentingnya integrasi antara pendidikan akademik dan pembinaan spiritual. Menurutnya, pendidikan yang ideal harus mampu menyentuh dimensi kognitif, afektif, dan spiritual secara seimbang. Dalam hal ini, peran guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) menjadi sangat strategis, terutama dalam merancang liturgi, narasi refleksi, serta pendampingan siswa selama kegiatan berlangsung.
Pelaksanaan kegiatan ini juga memiliki dasar administratif yang kuat, yakni melalui surat resmi bernomor 400.3.8/881/SMKN 1 TA/2026 tertanggal 2 April 2026. Surat tersebut ditujukan kepada seluruh dewan guru sebagai bentuk ajakan partisipasi aktif dalam Perayaan Paskah yang dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai.Keterlibatan guru tidak hanya sebagai pendamping, tetapi juga sebagai teladan dalam menghidupi nilai kebersamaan dan spiritualitas di lingkungan pendidikan.
Secara pedagogis, kegiatan Jalan Salib memiliki nilai edukatif yang signifikan dalam pembentukan karakter siswa. Metode reflektif yang digunakan memungkinkan peserta didik memahami makna penderitaan dan pengorbanan secara lebih mendalam. Hal ini selaras dengan konsep pendidikan karakter berbasis nilai religius yang menitikberatkan pada pembentukan integritas pribadi, empati sosial, serta tanggung jawab moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Kepala SMK Negeri 1 Tantom Angkola, Agua Zulpan Harahap, SS, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Perayaan Paskah merupakan momentum strategis untuk memperkuat iman sekaligus mempererat hubungan kekeluargaan antarwarga sekolah.
Beliau menegaskan bahwa melalui kegiatan ini, siswa diharapkan semakin menyadari identitasnya sebagai anak-anak Allah yang hidup dalam tuntunan Roh Kudus serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai Kristiani secara nyata dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, SMK Negeri 1 Tantom Angkola menunjukkan komitmen nyata dalam mengembangkan pendidikan yang holistik dan berimbang. Lembaga pendidikan ini tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga pada pembentukan kedewasaan spiritual dan moral peserta didik. Perayaan Jalan Salib dan Paskah ini diharapkan menjadi titik tolak bagi siswa untuk terus bertumbuh sebagai pribadi yang dipimpin oleh Roh, serta mampu menjadi agen perubahan yang membawa damai, kasih, dan harapan di tengah masyarakat. (PS/BERMAWI)


