POSKOTASUMATRA.COM | Banda Aceh – Pemerintah Provinsi Aceh terus memperkuat perhatian terhadap kesejahteraan sosial, khususnya bagi kelompok rentan. Hal ini terlihat dari kunjungan kerja Kepala Dinas Sosial Aceh, Budi Afrizal, ke UPTD Rumoh Sejahtera Beujroh Meukarya (RSBM), Kamis (09/04/2026).
Kunjungan tersebut menjadi bagian dari langkah nyata pemerintah dalam memastikan pelayanan dan pembinaan terhadap anak-anak penyandang disabilitas berjalan optimal. Kehadiran Kadinsos Aceh disambut penuh antusias oleh para penghuni panti.
Dalam kesempatan itu, Budi Afrizal berinteraksi langsung dengan anak-anak, memberikan dukungan moril serta motivasi agar mereka tetap semangat dan percaya diri. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat sepanjang kegiatan berlangsung.
Tidak hanya menerima kunjungan, anak-anak RSBM juga menampilkan berbagai keterampilan dan bakat yang telah mereka asah. Mulai dari seni hingga kreativitas lainnya dipertunjukkan di hadapan rombongan.
Suasana haru pun tercipta saat sekelompok anak mempersembahkan lagu berjudul Perjuangan dengan penuh penghayatan. Lagu tersebut menggambarkan semangat juang yang kuat di tengah keterbatasan yang mereka miliki.
Penampilan itu menjadi bukti bahwa keterbatasan fisik tidak menghalangi mereka untuk terus berkarya dan berprestasi. Justru, semangat pantang menyerah yang ditunjukkan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Dalam keterangannya, Budi Afrizal menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Aceh dalam menjamin hak-hak anak disabilitas tetap terpenuhi.
“Kunjungan ini bukan sekadar silaturahmi, tetapi bentuk komitmen kami untuk memastikan bahwa anak-anak penyandang disabilitas mendapatkan perhatian, perlindungan, dan hak yang sama seperti anak-anak lainnya,” ujar Budi Afrizal kepada poskotasumatra.com, Kamis (09/04/2026).
Ia juga menambahkan bahwa pemerintah akan terus mendorong pengembangan potensi anak-anak melalui berbagai program pembinaan yang berkelanjutan.
“Kami akan terus mendukung pengembangan bakat dan kemampuan mereka, agar ke depan anak-anak ini bisa tumbuh mandiri, berprestasi, dan mampu berkontribusi bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.
Kunjungan ini diharapkan mampu memberikan semangat baru bagi anak-anak penghuni RSBM untuk terus berjuang, sekaligus menjadi penguat komitmen pemerintah dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. (PS/ASP)

