Sertijab Plt Kepala SMKN 1 Panyabungan Berlangsung Khidmat, Menguatkan Harapan di Tengah Duka

/ Kamis, 09 April 2026 / 20.13.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – MADINA — Suasana haru bercampur khidmat menyelimuti proses serah terima jabatan (sertijab) Pelaksana Tugas (Plt) Kepala SMKN 1 Panyabungan yang digelar pada Kamis (9/4/2026). Momen ini bukan sekadar pergantian kepemimpinan, tetapi juga menjadi ruang bersama untuk mengenang dedikasi almarhum Ahmad Imadi Batubara, S.Pd sekaligus menumbuhkan harapan baru di bawah kepemimpinan Maralin Panjaitan, S.Pd.

Di tengah rasa kehilangan yang masih terasa, seluruh warga sekolah hadir dengan penuh ketulusan. Guru, tenaga kependidikan, dan tamu undangan tampak larut dalam suasana emosional, mengingat sosok pemimpin yang telah berpulang. Namun di saat yang sama, mereka juga menunjukkan keteguhan untuk terus melanjutkan perjalanan pendidikan yang telah dirintis bersama.


Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah XI melalui Kepala Seksi SMK, Saripuddin, M.A, yang mewakili Kacabdisdik Dr. Tetti Mahrani Pulungan, S.Pd, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepemimpinan dalam dunia pendidikan tidak hanya tentang jabatan, tetapi tentang pengabdian dan keberlanjutan. Ia menegaskan bahwa kehadiran Plt kepala sekolah menjadi langkah penting untuk menjaga stabilitas dan memastikan proses belajar mengajar tetap berjalan dengan baik.


Kehadiran para kepala sekolah dari berbagai satuan pendidikan turut memperlihatkan kuatnya solidaritas di lingkungan pendidikan Mandailing Natal. Mereka datang bukan hanya sebagai undangan formal, tetapi sebagai sahabat profesi yang saling menguatkan di tengah situasi duka. Kebersamaan ini menjadi cermin bahwa dunia pendidikan dibangun di atas nilai kolaborasi dan empati.


Maralin Panjaitan, S.Pd yang kini dipercaya sebagai Plt Kepala SMKN 1 Panyabungan memikul amanah yang tidak ringan. Selain melanjutkan program yang telah berjalan, ia juga diharapkan mampu menjaga semangat dan kekompakan warga sekolah. Dalam momen perkenalannya, tersirat komitmen untuk melanjutkan nilai-nilai baik yang telah ditanamkan oleh pendahulunya.


Bagi para guru dan siswa, pergantian ini bukan hanya perubahan struktural, tetapi juga perjalanan emosional. Mereka belajar bahwa kehilangan adalah bagian dari kehidupan, dan melanjutkan perjuangan adalah bentuk penghormatan terbaik. Sekolah pun menjadi ruang belajar yang tidak hanya mengajarkan ilmu, tetapi juga nilai kemanusiaan.


Dengan terlaksananya sertijab ini, SMKN 1 Panyabungan diharapkan mampu bangkit dengan semangat baru. Dari duka yang mendalam, tumbuh harapan untuk masa depan yang lebih baik—sebuah tekad bersama untuk terus mencetak generasi yang tangguh, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan zaman. (PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: