POSKOTASUMATERA.COM | HUMBAHAS – Suasana haru dan penuh kehangatan menyelimuti keluarga besar RSUD Doloksanggul dalam acara pelepasan purna bakti Sumarniati Ginting, tenaga kesehatan dari Unit Laboratorium yang telah menuntaskan masa pengabdiannya selama 15 tahun di RSUD Doloksanggul.
Acara yang digelar sebagai bentuk penghormatan dan apresiasi tersebut menjadi momen istimewa bagi seluruh jajaran manajemen dan pegawai RSUD Doloksanggul untuk mengenang perjalanan panjang pengabdian seorang sosok yang telah memberikan kontribusi besar dalam pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Selama lima belas tahun bertugas, Sumarniati Ginting dikenal sebagai pribadi yang memiliki dedikasi tinggi, disiplin, teliti, dan penuh tanggung jawab dalam menjalankan tugasnya di Unit Laboratorium.
Melalui ketekunan dan profesionalisme yang dimilikinya, ia turut berperan dalam mendukung kualitas pelayanan laboratorium yang menjadi salah satu unsur penting dalam pelayanan kesehatan rumah sakit.
Direktur RSUD Doloksanggul, dr. Tiar Lusiana Sihombing, dalam sambutannya menyampaikan rasa hormat, terima kasih, dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian yang telah diberikan oleh Sumarniati Ginting selama bertahun-tahun.
Menurutnya, perjalanan pengabdian selama 15 tahun bukanlah waktu yang singkat. Di balik masa kerja tersebut terdapat banyak pengorbanan, kerja keras, dedikasi, serta komitmen dalam menjalankan tugas demi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat yang membutuhkan layanan kesehatan.
“Atas nama pribadi, manajemen, dan seluruh keluarga besar RSUD Doloksanggul, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi, loyalitas, kerja keras, dan pengabdian yang telah diberikan selama 15 tahun.
Kontribusi Ibu telah menjadi bagian penting dalam perjalanan RSUD Doloksanggul untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat,” ujar dr. Tiar.
Ia juga menegaskan bahwa sosok Sumarniati Ginting telah menjadi bagian dari sejarah dan perkembangan RSUD Doloksanggul. Keteladanan dalam bekerja, semangat melayani, serta sikap profesional yang ditunjukkan selama bertugas diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi pegawai yang masih aktif mengabdi.
Lebih lanjut, dr. Tiar menyampaikan bahwa masa purna bakti bukanlah akhir dari sebuah pengabdian, melainkan awal dari perjalanan kehidupan yang baru dengan kesempatan yang lebih luas untuk menikmati waktu bersama keluarga dan lingkungan sekitar.
“Purna bakti bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak kehidupan yang baru. Semoga Ibu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, umur panjang, serta kesempatan untuk menikmati waktu bersama keluarga tercinta. Tetaplah menjadi inspirasi dan teladan bagi masyarakat dan lingkungan sekitar,” tambahnya.
Acara pelepasan tersebut berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan. Sejumlah rekan kerja turut menyampaikan ucapan terima kasih, kesan, dan pesan kepada Sumarniati Ginting atas kebersamaan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.
Tidak sedikit yang merasa kehilangan sosok pekerja keras yang selama ini menjadi bagian dari tim pelayanan laboratorium RSUD Doloksanggul.
Momentum purna bakti ini juga menjadi pengingat bahwa setiap pengabdian yang dilakukan dengan tulus akan meninggalkan jejak dan manfaat yang besar bagi banyak orang.
Dedikasi yang diberikan selama bertugas tidak hanya tercermin dari masa kerja, tetapi juga dari kontribusi nyata yang dirasakan oleh rekan kerja, institusi, dan masyarakat yang dilayani.
Keluarga besar RSUD Doloksanggul berharap agar masa purna bakti yang dijalani Sumarniati Ginting menjadi masa yang penuh kebahagiaan, kesehatan, serta keberkahan bersama keluarga tercinta.
Selamat memasuki masa purna bakti kepada Ibu Sumarniati Ginting. Terima kasih atas setiap pengabdian, kerja keras, dan dedikasi yang telah diberikan selama 15 tahun.
Pengabdian mungkin telah berakhir, namun keteladanan, semangat pelayanan, dan jasa yang telah ditorehkan akan selalu dikenang sepanjang masa. (PS/B.Nababan)
