POSKOTASUMATERA.COM, GUNUNGSITOLI – Semangat gotong royong TNI AD bersama rakyat kembali menorehkan hasil nyata di Pulau Nias. Pembangunan jembatan penghubung Aramco di Sungai Bozolimo, Desa Nazalou Lolowua, Kecamatan Gunungsitoli Alooa, Kota Gunungsitoli, kini tinggal selangkah lagi rampung. Per Senin, 8 Juni 2026, progres fisiknya telah mencapai 94 persen.
Hari ini pekerjaan difokuskan pada pengecatan struktur jembatan sepanjang 7 meter. Sebelum beraktivitas, seluruh personel dan tim pelaksana menggelar apel pagi sebagai wujud disiplin dan kesiapan kerja. Langkah kecil itu menjadi simbol bahwa pembangunan tidak hanya menyangkut fisik, tetapi juga mental dan kebersamaan.
Komandan Koramil 01/Gunungsitoli mengerahkan 25 personel gabungan untuk mempercepat penyelesaian. Rinciannya, 21 personel Yonif Teritorial Pembangunan/YTP, 2 personel Yonzipur, dan 2 personel Kodim 0213/Nias. Kehadiran masyarakat setempat, meski tidak tercatat jumlahnya, menjadi tenaga tambahan yang menghidupkan suasana kerja. Beragam peralatan mulai dari cangkul, skop, palu, angkong, parang, hingga 8 kuas cat dikerahkan maksimal untuk hasil finishing terbaik.
“Alhamdulillah situasi aman dan terkendali. Cuaca cerah sangat mendukung kelancaran pekerjaan. Tidak ada kendala menonjol di lapangan,” ujar Babinsa Koramil 01/Gunungsitoli saat meninjau lokasi, Senin (8/6/2026).
Dengan sisa 6 persen pekerjaan, jembatan Aramco Bozolimo ditargetkan segera dapat dilintasi warga. Kehadirannya akan memangkas jarak tempuh, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta membuka akses pendidikan yang lebih mudah bagi anak-anak Desa Nazalou Lolowua.
Pembangunan ini merupakan wujud nyata kepedulian negara. Niat baik Presiden RI dan TNI AD di wilayah perbatasan dan pelosok telah menghadirkan harapan baru. Karya Bakti TNI AD untuk Rakyat bukan sekadar membangun jembatan beton, tetapi juga membangun jembatan hati, harapan, dan semangat baru bagi seluruh warga Kecamatan Gunungsitoli Alooa. (PS/356)