POSKOTASUMATERA.COM – GORONTALO – Semangat ratusan mahasiswa Universitas Bina Taruna (UNBITA) Gorontalo untuk mengabdi kepada masyarakat kini disertai rasa aman. Melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara BPJS Ketenagakerjaan dan UNBITA Gorontalo, Sabtu (20/6/2026), mahasiswa yang akan menjalankan Kuliah Kerja Lapangan Produktif (KKLP) tidak hanya dibekali ilmu dan pengalaman, tetapi juga perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan selama menjalankan tugas di tengah masyarakat.
Penandatanganan kerja sama dilakukan oleh Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Dr. Ir. Sanco Simanullang, ST., MT., IPM., ASEAN Eng., bersama Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman, S.Sos., M.Si., di Auditorium GIIS BKPDSM. Momen tersebut menjadi bagian dari kegiatan Coaching KKLP bertema "UNBITA Tumbuh Berdampak Nyata, Melalui Program KKLP Berbasis SDGs, Mewujudkan UNBITA Tumbuh dan Masyarakat Maju Menuju Indonesia Emas 2055."
Rektor UNBITA, Dr. Ellys Rachman, menegaskan bahwa mahasiswa merupakan aset bangsa yang harus mendapatkan perlindungan saat menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, pengalaman lapangan yang diperoleh mahasiswa akan semakin bermakna apabila diiringi rasa aman, sehingga mereka dapat fokus berkarya dan memberikan solusi bagi masyarakat tanpa dibayangi kekhawatiran terhadap risiko kerja.
Bagi BPJS Ketenagakerjaan, kerja sama ini bukan sekadar penandatanganan dokumen, melainkan investasi jangka panjang dalam membangun budaya sadar perlindungan kerja sejak di bangku kuliah. Kepala BPJS Ketenagakerjaan, Dr. Ir. Sanco Simanullang, mengatakan kampus merupakan ruang strategis untuk menanamkan pemahaman bahwa jaminan sosial adalah kebutuhan mendasar bagi setiap pekerja di era modern.
Ia berharap sinergi dengan perguruan tinggi dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki literasi ketenagakerjaan yang baik. Ke depan, kolaborasi akan diperluas melalui program sosialisasi, riset, magang, hingga laboratorium kebijakan jaminan sosial sebagai upaya mendukung terwujudnya pekerja Indonesia yang produktif, terlindungi, dan sejahtera.
Kegiatan coaching KKLP juga mendapat apresiasi dari Sekretaris Daerah Kota Gorontalo, Dr. Ir. H. Ismail Madjid, M.TP. Ia menilai perkembangan UNBITA sangat pesat dan mampu menunjukkan kiprah yang membanggakan melalui berbagai inovasi serta kerja sama, bahkan hingga tingkat internasional. Menurutnya, tema KKLP berbasis Sustainable Development Goals (SDGs) sangat relevan dalam menjawab tantangan pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Selain dihadiri jajaran pimpinan UNBITA dan BPJS Ketenagakerjaan, kegiatan tersebut juga melibatkan narasumber dari BNN Provinsi Gorontalo, BKKBN, para camat, serta berbagai pemangku kepentingan. Melalui pembekalan ini, mahasiswa tidak hanya dipersiapkan untuk melaksanakan program KKLP, tetapi juga dibekali wawasan tentang pembangunan berkelanjutan, pencegahan penyalahgunaan narkoba, pembangunan keluarga berkualitas, kepemimpinan, dan pemberdayaan masyarakat. Kolaborasi ini menjadi harapan baru agar lahir generasi muda yang tidak hanya cerdas, tetapi juga peduli, tangguh, dan siap mengabdi demi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.(PS/BERMAWI)



