POSKOTASUMATERA.COM – HUMBAHAS,-Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan P. Nababan, S.H., M.H., mengikuti Rapat Koordinasi Percepatan Penyaluran Bantuan Keuangan untuk Provinsi Aceh yang dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting dari Ruang Rapat Inspirasi Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Sabtu (06/06/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah pusat dalam mempercepat realisasi bantuan keuangan yang bersumber dari pemerintah daerah guna mendukung penanganan dampak bencana dan pemulihan kondisi masyarakat di Provinsi Aceh. Rapat dihadiri oleh sejumlah pejabat dari Kementerian Dalam Negeri, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota yang terlibat dalam proses penyaluran bantuan.
Dalam mengikuti rapat tersebut, Bupati Humbahas didampingi Asisten Administrasi Umum Jaulim Simanullang, Kepala Bappelitbangda Pahala Lumban Gaol, Kepala BPKPD Resva Panjaitan, Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Anggiat Simanullang, Kepala Dinas Kesehatan dan P2KB Alexander Gultom, Kadis Kominfo Adrianus Mahulae, serta perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait.
Rapat dipimpin oleh jajaran Kementerian Dalam Negeri dan diikuti Direktur Jenderal Otonomi Daerah Kemendagri, Cheka Virgowansyah, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Agus Fatoni, perwakilan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM, serta sejumlah pejabat teknis lainnya. Kegiatan tersebut dimoderatori oleh Sekretaris Direktorat Jenderal Otonomi Daerah, Indra Gunawan.
Dalam pemaparannya, Indra Gunawan menjelaskan bahwa rapat koordinasi ini bertujuan untuk mempercepat proses penyaluran bantuan keuangan kepada Provinsi Aceh sekaligus menginventarisasi berbagai kendala administrasi yang masih memerlukan penyelesaian. Dengan demikian, seluruh tahapan penyaluran bantuan dapat berjalan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan terealisasi tepat waktu.
Sementara itu, Dirjen Otonomi Daerah Cheka Virgowansyah menegaskan pentingnya kelengkapan dokumen administrasi sebagai dasar hukum dalam penyaluran bantuan keuangan antardaerah. Ia meminta seluruh pemerintah daerah yang terlibat untuk segera menuntaskan berbagai persyaratan yang dibutuhkan serta membangun koordinasi yang intensif agar proses penyaluran tidak mengalami hambatan.
Menurutnya, harmonisasi dalam penyusunan peraturan kepala daerah dan kesesuaian dengan regulasi yang berlaku menjadi faktor penting untuk memastikan bantuan dapat disalurkan secara cepat, tepat sasaran, dan tetap mengedepankan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
Pada kesempatan yang sama, Dirjen Bina Keuangan Daerah Agus Fatoni menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya rapat koordinasi tersebut. Ia menilai komunikasi yang efektif antara pemerintah daerah pemberi bantuan dan pemerintah daerah penerima bantuan menjadi kunci utama dalam mempercepat realisasi program yang telah direncanakan.
“Kolaborasi yang baik akan mempercepat proses administrasi dan memastikan bantuan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat yang membutuhkan,” ujarnya.
Dalam rapat tersebut, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyatakan komitmennya untuk mendukung percepatan penyaluran bantuan keuangan sebagai bentuk solidaritas antardaerah dalam menghadapi berbagai tantangan, khususnya penanganan dampak bencana. Komitmen tersebut diwujudkan melalui optimalisasi penggunaan alokasi Transfer ke Daerah (TKD) yang telah diterima dan tercatat dalam Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Kabupaten Humbang Hasundutan.
Bupati Oloan P. Nababan menegaskan bahwa Pemkab Humbahas akan terus memastikan seluruh proses administrasi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku dengan mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan efektivitas penggunaan anggaran. Langkah tersebut dilakukan agar bantuan yang disalurkan benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat penerima dan mendukung percepatan pemulihan daerah terdampak.
Melalui rapat koordinasi ini, diharapkan seluruh tahapan penyaluran bantuan keuangan dapat segera diselesaikan sehingga dukungan yang diberikan pemerintah daerah kepada Provinsi Aceh dapat terealisasi dengan cepat, tepat sasaran, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat yang membutuhkan. (PS/B.Nababan)
