Bupati Humbahas Serahkan Pompa Air, Perkuat Ketahanan Pangan Dan Produktivitas Petani

/ Senin, 15 Juni 2026 / 07.27.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM | DOLOKSANGGUL – Komitmen Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas) dalam memperkuat sektor pertanian terus diwujudkan melalui berbagai program yang menyentuh langsung kebutuhan petani. Salah satunya dengan penyerahan bantuan pompa air kepada sejumlah kelompok tani yang tersebar di beberapa kecamatan di Kabupaten Humbahas.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Humbahas, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, di tengah hamparan persawahan Desa Janji Nagodang, Kecamatan Onan Ganjang, Minggu (14/6/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. 

Kegiatan yang berlangsung sederhana namun penuh makna itu dihadiri pimpinan perangkat daerah, tokoh masyarakat, penyuluh pertanian serta para petani penerima bantuan.

Berbeda dari kegiatan seremonial pada umumnya, penyerahan bantuan kali ini dilaksanakan langsung di lokasi pertanian. Di tengah areal persawahan yang menjadi sumber penghidupan masyarakat, Bupati Humbahas berdialog dengan para petani untuk mendengarkan berbagai aspirasi dan tantangan yang mereka hadapi, terutama terkait kebutuhan air untuk mendukung usaha pertanian.

Dalam sambutannya, Bupati Oloan Nababan menegaskan bahwa sektor pertanian merupakan salah satu sektor strategis yang menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Humbahas. 

Oleh karena itu, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk terus memberikan dukungan melalui penyediaan sarana dan prasarana pertanian yang memadai.

Menurut Bupati, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari keberhasilan sektor pertanian. Ketika hasil pertanian meningkat, maka pendapatan petani juga akan meningkat dan pada akhirnya berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat secara keseluruhan.

"Bantuan pompa air ini merupakan salah satu bentuk perhatian pemerintah kepada para petani. Air merupakan kebutuhan utama dalam proses budidaya pertanian. 

Tanpa ketersediaan air yang cukup, produktivitas pertanian akan terganggu. Karena itu pemerintah hadir untuk membantu petani mengatasi berbagai kendala yang ada di lapangan," ujar Bupati.

Ia menjelaskan bahwa pemerintah daerah akan terus membangun sinergi dengan pemerintah pusat guna menghadirkan berbagai program yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat. 

Kolaborasi yang baik antara pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian RI menjadi salah satu kunci dalam menghadirkan bantuan yang benar-benar dibutuhkan oleh petani.

Bupati juga mengajak seluruh kelompok tani penerima bantuan untuk menjaga dan memanfaatkan pompa air tersebut dengan baik. Menurutnya, bantuan yang diberikan merupakan aset bersama yang harus dirawat sehingga manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.

"Kami berharap bantuan ini mampu meningkatkan indeks pertanaman, memperluas cakupan lahan yang dapat diairi, serta meningkatkan hasil produksi pertanian. Mari kita rawat bersama agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh anggota kelompok tani," tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Humbahas, Tukka Siahaan, melaporkan bahwa bantuan yang disalurkan sebanyak 9 unit pompa air. Bantuan tersebut merupakan hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Humbahas dan Kementerian Pertanian Republik Indonesia dalam mendukung program peningkatan produksi pangan nasional.

Adapun kelompok tani penerima bantuan terdiri dari Kelompok Tani Sinar Tani di Kecamatan Onan Ganjang, Kelompok Tani Kobun dan Kelompok Tani Cinta Maju di Kecamatan Pakkat, Kelompok Tani Satahi, Marlaba Tani, dan Roma Tani di Kecamatan Parlilitan, Kelompok Tani Sarihon di Kecamatan Tarabintang, Kelompok Tani Kita Bersama di Kecamatan Pollung, serta Kelompok Tani Makmur di Kecamatan Sijamapolang.

Menurut Tukka Siahaan, bantuan pompa air ini diharapkan dapat menjadi solusi bagi petani dalam mengatasi keterbatasan sumber air, terutama saat musim kemarau atau ketika debit air irigasi mengalami penurunan. Dengan adanya pompa air, petani dapat lebih mudah mengalirkan air ke lahan pertanian sehingga proses budidaya tanaman dapat berlangsung secara optimal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati Humbahas juga melakukan penyerahan bantuan secara simbolis kepada sejumlah perwakilan kelompok tani. Momen tersebut disambut antusias oleh para petani yang hadir. Mereka mengaku bantuan tersebut sangat dibutuhkan karena selama ini ketersediaan air menjadi salah satu tantangan utama dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Suasana semakin meriah ketika dilakukan uji coba pompa air yang diserahkan kepada Kelompok Tani Sinar Tani di Desa Janji Nagodang. Di hadapan para petani dan masyarakat, mesin pompa dihidupkan dan langsung mengalirkan air menuju saluran pertanian. Sorak gembira dan tepuk tangan spontan pun terdengar dari para petani yang menyaksikan langsung keberhasilan uji coba tersebut.

Bagi para petani, mengalirnya air dari pompa tersebut bukan sekadar keberhasilan teknis, tetapi juga menjadi simbol harapan baru untuk meningkatkan hasil panen dan kesejahteraan keluarga mereka. Ketersediaan air yang lebih baik diyakini akan membantu menjaga produktivitas lahan pertanian serta mengurangi risiko gagal panen akibat kekeringan.

Program bantuan pompa air ini sekaligus menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Humbahas dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Dengan dukungan sarana pertanian yang semakin memadai, diharapkan para petani mampu meningkatkan produksi berbagai komoditas pertanian unggulan yang selama ini menjadi andalan Kabupaten Humbahas.

Melalui langkah nyata tersebut, Pemerintah Kabupaten Humbahas menunjukkan keseriusannya dalam membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berkelanjutan. Kehadiran pemerintah di tengah-tengah petani tidak hanya memberikan bantuan fisik, 

tetapi juga menjadi wujud dukungan moral agar para petani semakin semangat mengelola lahan dan meningkatkan produktivitas pertanian demi terwujudnya kesejahteraan masyarakat serta ketahanan pangan yang kuat di Kabupaten Humbang Hasundutan. (PS/B.Nababan) 

Komentar Anda

Terkini: