Menekan Angka Pengangguran: Jalan Terang Pencaker Tapteng di Etalase Indomaret

/ Selasa, 09 Juni 2026 / 20.47.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM - TAPTENG -  Denyut nadi perburuan kerja di Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) mendadak kencang dalam dua hari terakhir. Langkah nyata kini ditunjukkan Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Tapteng yang bergerak taktis memfasilitasi rekrutmen berskala besar, menggandeng salah satu raksasa retail tanah air, PT Indomarco Prismatama (Indomaret).

Langkah strategis ini bukan sekadar agenda rutin, melainkan tindak lanjut konkret atas surat resmi PT Indomarco Prismatama Cabang Medan tertanggal 5 Juni 2026. Isinya tegas: permohonan izin pelaksanaan rekrutmen dan penyebaran informasi lowongan kerja, yang diprioritaskan untuk penempatan di wilayah Tapanuli Tengah dan sekitarnya.

Mengambil tempat di BKK SMK/SMA YAPIM Taruna Pandan - salah satu sekolah mitra binaan Disnaker - seleksi marathon ini dijadwalkan berlangsung selama dua hari, Selasa hingga Rabu (8–9 Juni 2026). Sejak peluit mulainya seleksi ditiup pukul 08.30 WIB, atmosfer kompetisi langsung terasa pekat. Sedikitnya 145 pencari kerja (pencaker) lokal bertarung ketat, melewati jengkal demi jengkal tahapan seleksi yang kompetitif.

Di sela-sela pemantauan ujian, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tapteng, Elly Robeitona Sitompul, S.A.P., M.A.B., yang didampingi Kepala Bidang Penempatan dan Penyuluhan Ketenagakerjaan, Effendy Hutabarat, SPd, MSi, memberikan wejangan mendalam. Bagi Elly, peluang emas ini harus ditangkap dengan kesiapan mental yang utuh.

Wartawan mencatat pesan penting Elly yang merefleksikan kebutuhan riil dunia industri modern hari ini: kecerdasan akademis murni sudah bergeser menjadi syarat sekunder jika tidak dibarengi dengan integritas.

Bagi seluruh adik-adik pencari kerja di Tapanuli Tengah, jadilah tenaga kerja yang tidak hanya cerdas, tetapi juga mempunyai attitude (sikap) yang baik, moralitas yang tinggi, serta mentalitas yang kuat. Dunia industri modern sangat membutuhkan karakter-karakter unggul seperti ini," tegas Elly Robeitona Sitompul, melempar motivasi bakar di hadapan para peserta.

Senada dengan sang kepala dinas, Effendy Hutabarat menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak ingin sekadar menjadi penonton atau stempel administratif. Disnaker Tapteng memposisikan diri sebagai jembatan hidup yang menghubungkan kebutuhan industri raksasa dengan potensi sumber daya manusia lokal.

Effendy menjamin seluruh proses fasilitasi ini berjalan di atas rel yang transparan, tertib, dan tepat sasaran. Tanpa kongkalikong.

"Disnaker Tapanuli Tengah siap memfasilitasi penuh para pencaker lokal agar bisa mendapatkan penghidupan yang layak dan berkontribusi langsung bagi perekonomian daerah," ujar Effendy dengan nada optimis saat diwawancarai awak media.

Program kemitraan ini digadang-gadang mampu menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah yang signifikan. Ini menjadi bukti otentik kehadiran negara dan pemerintah daerah di tengah kegelisahan anak muda akan sempitnya lapangan pekerjaan.

Di akhir sesi wawancara, Effendy menyisipkan pesan penutup yang tak kalah krusial terkait kedisiplinan dasar kerja. "Bagi masyarakat yang memenuhi kualifikasi, kami harapkan segera mempersiapkan berkas administrasi terbaiknya dan selalu hadir tepat waktu di lokasi yang telah ditentukan," pungkasnya. (PS/355)

Komentar Anda

Terkini: