Aktivis Kota Padangsidimpuan Sukatno Menuju Gelar Doktor, Dedikasi pada Pendidikan dan Pengabdian Masyarakat

/ Kamis, 09 Juli 2026 / 15.46.00 WIB

Sukatno M.Pd Aktivitas Kota Padangsidimpuan

POSKOTASUMATERA.COM-PADANGSIDIMPUAN-Semangat belajar sepanjang hayat kembali ditunjukkan oleh Sukatno, M.Pd., seorang aktivis Kota Padangsidimpuan yang terus mengembangkan kapasitas akademiknya. Di tengah kesibukannya sebagai dosen dan pegiat sosial, Sukatno kini tengah menempuh pendidikan Program Doktor (S3) di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Langkah tersebut menjadi bukti bahwa usia bukanlah penghalang untuk terus menimba ilmu demi meningkatkan kualitas sumber daya manusia.


Sukatno merupakan alumnus Program Magister (S2) Universitas Negeri Padang (UNP) yang menyelesaikan studinya pada tahun 2013. Bekal akademik yang diperolehnya selama menempuh pendidikan magister menjadi fondasi kuat dalam mengembangkan kompetensi di bidang pendidikan, khususnya dalam ilmu bimbingan dan konseling. Kini, melalui jenjang doktoral, ia berupaya memperluas kontribusi keilmuan yang dapat memberikan manfaat bagi dunia pendidikan.


Sebagai dosen pada Program Studi Bimbingan dan Konseling (BK) Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan (UMTS), Sukatno dikenal aktif membimbing mahasiswa untuk memahami pentingnya pelayanan konseling yang berbasis pendekatan ilmiah, humanis, dan berorientasi pada pengembangan karakter. Perannya sebagai akademisi tidak hanya berfokus pada proses pembelajaran di kelas, tetapi juga pada pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.


Dalam perspektif ilmiah, pendidikan doktoral memiliki peran strategis dalam menghasilkan pemikir yang mampu menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan sosial dan pendidikan melalui riset yang berkualitas. Kehadiran akademisi yang terus meningkatkan kompetensi diharapkan mampu memperkuat inovasi pembelajaran, meningkatkan kualitas layanan pendidikan, serta mendorong lahirnya kebijakan yang berbasis bukti atau evidence-based policy.


Lahir pada tahun 1968, Sukatno menunjukkan bahwa proses belajar tidak mengenal batas usia. Konsistensinya dalam menempuh pendidikan tinggi menjadi inspirasi bagi generasi muda maupun kalangan profesional untuk terus meningkatkan kompetensi di tengah perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang berlangsung sangat cepat.


Perjalanan akademik Sukatno juga mencerminkan pentingnya sinergi antara aktivitas intelektual, pengabdian kepada masyarakat, dan kepedulian terhadap pembangunan daerah. Sosoknya menjadi contoh bahwa seorang akademisi tidak hanya dituntut menguasai teori, tetapi juga mampu mengimplementasikan ilmu pengetahuan guna menjawab kebutuhan masyarakat secara nyata.


Dengan tekad menyelesaikan studi doktoralnya di Universitas Muhammadiyah Malang, Sukatno diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pengembangan pendidikan, khususnya di Kota Padangsidimpuan dan wilayah Tapanuli Selatan. Dedikasi tersebut menjadi cerminan semangat pembelajaran sepanjang hayat yang mampu melahirkan generasi pendidik berkualitas, berintegritas, serta siap menghadapi tantangan pendidikan di masa depan.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: