POSKOTASUMATERA.COM – GORONTALO – Semangat membangun masa depan generasi muda yang sehat, produktif, dan terlindungi menjadi benang merah kolaborasi antara Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Gorontalo dan BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo. Melalui sinergi yang menggabungkan edukasi pencegahan narkoba dengan pemahaman tentang pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan, kedua lembaga berkomitmen menanamkan kesadaran sejak dini kepada para pelajar agar menjadi generasi yang tangguh menghadapi tantangan zaman.Kesepakatan tersebut disampaikan Kepala BNN Kota Gorontalo, Kombes Pol. Fikri Sjari, S.I.K., bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo, Dr. Ir. Sanco Simanullang, usai kegiatan senam zumba bersama yang digelar di pelataran parkir Bank BTN Gorontalo, Minggu (26/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung penuh semangat itu diikuti sekitar 300 peserta dan dihadiri Ketua DPRD Kota Gorontalo, unsur Kejaksaan, guru, siswa SMAN 1 Kota Gorontalo, MAN 1 Kota Gorontalo, serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.
Di tengah suasana kebersamaan, kedua institusi sepakat memperluas kolaborasi melalui program sosialisasi bersama ke sekolah-sekolah dan kelurahan. Program tersebut dirancang tidak hanya untuk memberikan pemahaman mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba, tetapi juga mengenalkan pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan sebagai bagian dari upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki kepedulian terhadap masa depannya.
Kombes Pol. Fikri Sjari menegaskan bahwa pelajar merupakan aset bangsa yang memiliki pengaruh besar dalam membangun budaya positif di lingkungan sekolah maupun masyarakat. Menurutnya, melalui edukasi yang tepat, para siswa dapat tumbuh menjadi agen perubahan sekaligus duta anti narkoba yang mampu mengajak teman sebaya menjauhi penyalahgunaan narkotika serta berani menyuarakan gaya hidup sehat dan produktif.
Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Provinsi Gorontalo, Dr. Ir. Sanco Simanullang, menjelaskan bahwa literasi mengenai jaminan sosial ketenagakerjaan juga perlu diperkenalkan kepada generasi muda. Pemahaman tersebut diharapkan menjadi bekal ketika mereka memasuki dunia kerja, sehingga kesadaran akan pentingnya perlindungan terhadap risiko sosial dan ekonomi telah tertanam sejak usia sekolah. Para pelajar pun didorong menjadi duta BPJS Ketenagakerjaan yang mampu menyampaikan informasi kepada keluarga dan masyarakat sekitarnya.Kolaborasi ini menjadi contoh bahwa upaya membangun generasi unggul tidak cukup dilakukan melalui satu pendekatan saja.
Pencegahan narkoba, peningkatan literasi perlindungan sosial, serta pembentukan karakter kepemimpinan merupakan bagian yang saling melengkapi dalam menciptakan generasi muda yang sehat secara fisik, kuat secara mental, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Kedua pihak menyatakan kegiatan perdana hasil sinergi tersebut akan mulai dilaksanakan pada Kamis mendatang dengan menyasar sejumlah sekolah dan kelurahan di Kota Gorontalo. Harapannya, kolaborasi ini mampu melahirkan semakin banyak anak muda yang menjadi inspirasi bagi lingkungannya, membawa pesan hidup sehat, bebas narkoba, serta memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial. Dengan demikian, generasi penerus tidak hanya menjadi penerima manfaat pembangunan, tetapi juga menjadi penggerak perubahan menuju masyarakat yang aman, sejahtera, dan berdaya saing. (PS/BERMAWI)


