Bupati Humbahas Tinjau Pembangunan Jembatan Sampetua–Batu Nagodang Siatas, Sinergi Pemkab Dan TNI Bangun 23 Jembatan

/ Minggu, 26 Juli 2026 / 00.20.00 WIB


POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,– Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, meninjau pembangunan jembatan beton permanen yang menghubungkan Desa Sampetua dengan Desa Batu Nagodang Siatas, Kecamatan Onan Ganjang, Sabtu (25/7/2026). 

Peninjauan dilakukan untuk memastikan progres pekerjaan berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat sinergi antara Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan (Pemkab Humbahas) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam percepatan pembangunan infrastruktur daerah.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari program kolaborasi Pemkab Humbahas bersama TNI yang pada tahun ini membangun sebanyak 23 unit jembatan di berbagai kecamatan. Program ini bertujuan meningkatkan konektivitas antar wilayah, membuka akses menuju sentra pertanian, pendidikan, pelayanan kesehatan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat pedesaan.

Dalam kesempatan itu, Bupati Humbahas  Oloan Paniaran Nababan menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur merupakan salah satu prioritas pemerintah daerah karena memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan jembatan bukan hanya menjadi sarana penghubung antardesa, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang yang akan memperlancar mobilitas masyarakat, distribusi hasil pertanian, akses pendidikan, hingga pelayanan kesehatan.

Berdasarkan laporan di lapangan, jembatan beton permanen yang menghubungkan Desa Sampetua dengan Desa Batu Nagodang Siatas memiliki panjang 13 meter. Pekerjaan telah dimulai sejak 18 Juli 2026 dengan tahapan perakitan besi pondasi dan penggalian pondasi sebagai dasar konstruksi.

Selain di Kecamatan Onan Ganjang, pembangunan jembatan juga berlangsung di sejumlah wilayah lainnya di Kabupaten Humbang Hasundutan.

Pada pembangunan Jembatan Beton Tahap V, progres tertinggi tercatat di Jembatan Aek Lung, Desa Aek Lung, Kecamatan Doloksanggul. Selanjutnya disusul Jembatan Batu Hopit, Jembatan Aeknapa, Jembatan Sanggaran II, dan Jembatan Aek Maranti yang terus menunjukkan perkembangan pekerjaan.

Sementara itu, pembangunan Jembatan Gantung Tahap V di Sungai Silempedung, Desa Sitanduk, Kecamatan Tarabintang, sepanjang 70 meter, saat ini memasuki tahap penggalian pondasi dan perakitan besi pondasi yang dikerjakan secara gotong royong oleh masyarakat bersama personel TNI.

Pada Tahap VI, pembangunan jembatan gantung juga dilaksanakan di Dusun Sikual Kual, Kecamatan Parlilitan. Sejumlah lokasi lainnya masih berada pada tahap persiapan, pembersihan area, survei, dan pekerjaan pondasi.

Adapun pembangunan Jembatan Beton Tahap VI menunjukkan progres tertinggi di Dusun II Desa Pansurbatu, Kecamatan Pollung, disusul pembangunan di Sungai Aek Sipoti, Sungai Silencang, serta beberapa titik lainnya yang masih berada pada tahap awal pelaksanaan.

Seluruh kegiatan pembangunan melibatkan personel TNI bersama masyarakat melalui semangat gotong royong. Meskipun kondisi cuaca berubah-ubah, mulai dari cerah pada pagi hari, gerimis pada siang hari, hingga hujan pada sore hari, pekerjaan tetap berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya kendala yang menonjol.

Pemkab Humbahas berharap seluruh pembangunan 23 unit jembatan dapat diselesaikan sesuai target sehingga segera dimanfaatkan masyarakat. Keberadaan jembatan tersebut diharapkan mampu memperlancar mobilitas warga, mempercepat distribusi hasil pertanian, meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke pelosok desa.

Kolaborasi antara Pemkab Humbahas, TNI, dan masyarakat diharapkan menjadi contoh pembangunan yang mengedepankan semangat gotong royong dalam mewujudkan Kabupaten Humbang Hasundutan yang semakin maju, terhubung, dan sejahtera. (PS/B Nababan)

Komentar Anda

Terkini: