Polres Tanjungbalai Dinilai Lamban Dalam Penanganan Berbagai Kasus, BASCAM Laksanakan Aksi Damai

/ Jumat, 24 Juli 2026 / 19.55.00 WIB


POSKOTASUMATERA.COM-TANJUNGBALAI-Banyaknya perkara yang dinilai Lamban dalam penangannya oleh Petugas Polres Tanjungbalai, Koalisi lembaga masyarakat sipil yang menamakan dirinya Barisan Anti Scammer (BASCAM) melakukan unjuk rasa di Mapolres Tanjungbalai. 

Dalam orasinya, perwakilan BASCAM menyebutkan unjuk rasa dilakukan oleh BASCAM akibat masih banyak kasus-kasus yang menjadi perhatian publik namun  proses perkara seperti jalan di tempat oleh Penyidik Polres Kota Tanjungbalai.

"Kami mengapresiasi penyidik polres tanjungbalai yang telah menetapkan tersangka pelaku asusila terhadap anak dibawah umur, meskipun setelah terjadi gejolak dari masyarakat luas," teriak Alrivai Zuhairisyah, Jum'at (24/7/2026) didepan mapolres Tanjungbalai.

Hanya saja, selain kasus asusila tersebut ada beberapa kasus yang saat ini ditangani namun belum ada penetapan tersangkanya oleh pihak penyidik diantaranya, pelaku curanmor yang beraksi di tempat publik yang menimpa salah satu petugas Badan Kemakmuran Masjid (BKM) dari Masjid Saksi Kota Tanjungbalai. 

Serta kasus kejahatan daring atau scammer yang saat ini belum juga ada penetapan Tersangka (TSK) dan otak pelaku atau pengendali maupun yang memberikan fasilitas tempat lokasi kejahatan, ungkap Aliran. 

Hal serupa juga disebut anggota masa aksi lain, "Ada juga kasus yang saat ini ditangani namun belum juga ada tersangka kepada otak pelaku dan yang memfasilitasi tempat kejahatan daring atau scammer" ucap Syahman Alfarizi dalam orasi secara bergantian.

Koalisi Sipil ini juga menyebutkan kedatangan mereka selain mengkritik kinerja juga memberikan bukti tambahan untuk membantu penyidik polres tanjungbalai membongkar siapa saja yang terlibat baik otak pelaku kejahatan maupun yang memfasilitasi kejahatan scammer tersebut.

"Hari ini kami juga memberikan bukti-bukti tambahan untuk membantu penyidik menetapkan tersangka otak pengendali dan yang memfasilitasi kejahatan scammer," kata Syahman Alfirizi lagi.

Beberapa jam melakukan orasi akhirnya, Kasat Reskrim Pokres Tanjungbalai Iptu Benjamin Silaban bersedia menemui masa aksi.

Saat bertemu perwakilan Bascam, Kasat Reskrim Kota Tanjungbalai, Iptu Benjamin Silaban mengucapkan terima kasih atas bantuan masyarakat yang mengetahui tindak mejahatan mau membantu agar kasus setiap kasus yang ditangani bisa semakin terang fakta terjadinya tindak pidana termasuk siapa yang terlibat.

"Kami mengucapkan terima kasih banyak atas tambahan alat bukti yang diberikan oleh bascam, kami akan proses dan melakukan verfikasi dulu apakah bisa menjadi alat bukti" ujar Kasat Reskrim Benjamin.

Selanjutnya, Masa Aksi yang tergabung dalam BASCAM segera membubarkan diri dengan tertib.(PS/SR) 

Komentar Anda

Terkini: