POSKOTASUMATERA.COM, GUNUNGSITOLI - Pemerintah Kota Gunungsitoli resmi melakukan regrouping atau penggabungan sejumlah Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Sekolah Dasar Negeri. Penyerahan berita acara penggabungan dilakukan Wali Kota Gunungsitoli, Selasa (22/7/2026).
Kebijakan ini merupakan tindak lanjut Keputusan Wali Kota Gunungsitoli Nomor 100.3.3.3-267 Tahun 2026 tentang Penggabungan Satuan Pendidikan UPTD SD Negeri. Regrouping dilakukan untuk meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan serta pemerataan kualitas layanan di Kota Gunungsitoli.
Adapun sekolah yang digabung yakni:
1. UPTD SD Negeri 070994 Tabaloho Dahana, bergabung ke UPTD SD Negeri 074040 Madula.
2. UPTD SD Negeri 070976 Gunungsitoli dan UPTD SD Negeri 070977 Gunungsitoli, bergabung ke UPTD SD Negeri 075018 Afilaza.
3. UPTD SD Negeri 075017 Bogalito, bergabung ke UPTD SD Negeri 078081 Saombo.
Penandatanganan berita acara dilakukan Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kota Gunungsitoli bersama kepala sekolah yang digabung dan kepala sekolah penerima. Berita acara kemudian diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota Gunungsitoli didampingi Sekretaris Daerah.
Tujuannya Optimalisasi Sarana dan Guru
Dalam arahannya, Wali Kota menegaskan regrouping bukan semata-mata karena berkurangnya jumlah peserta didik.
"Ini merupakan langkah strategis untuk menyatukan sarana dan prasarana, mengoptimalkan potensi tenaga pendidik, serta meningkatkan efektivitas penggunaan anggaran. Tujuannya agar tercipta lingkungan belajar yang lebih sehat, berkualitas, dan kompetitif bagi anak-anak kita, ujarnya.
Ia menginstruksikan Dinas Pendidikan memastikan proses administrasi, pembaruan Data Pokok Pendidikan (Dapodik), dan perpindahan peserta didik berjalan terintegrasi tanpa membebani orang tua. Wali Kota juga menegaskan tidak boleh ada satu pun anak yang putus sekolah akibat proses regrouping.
Selain itu, Dinas Pendidikan diminta segera memetakan kebutuhan jam mengajar agar hak, status, dan profesionalitas guru yang terdampak tetap terpenuhi.
Dorong Adaptasi di Sekolah Baru
Kepada kepala sekolah, guru, dan tenaga kependidikan, Wali Kota mengajak memanfaatkan momentum regrouping untuk meningkatkan mutu pembelajaran melalui inovasi sesuai kurikulum nasional.
Ia juga menekankan pentingnya pendampingan kepada peserta didik agar cepat beradaptasi di lingkungan sekolah baru dengan suasana yang ramah, aman, dan menyenangkan.
Sementara kepada orang tua, Wali Kota berharap tetap memberikan dukungan dan membangun komunikasi yang baik dengan pihak sekolah maupun Dinas Pendidikan terkait persoalan administrasi.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Gunungsitoli, Plt. Kepala Dinas Pendidikan, Camat Gunungsitoli, Sekretaris Camat, Pengawas Sekolah, para Kepala Sekolah, guru, dan Ketua Komite Sekolah. (PS/356)