Wali Kota Gunungsitoli Lepas QRISTAP FUNBIKE, Dorong Hidup Sehat dan Digitalisasi QRIS

/ Sabtu, 25 Juli 2026 / 21.36.00 WIB
POSKOTASUMATERA.COM, GUNUNGSITOLI – Wali Kota Gunungsitoli Sowa'a Laoli, S.E., didampingi Sekretaris Daerah Andhika Perdana Laoly, S.STP., M.Si., CGCAE. secara resmi melepas peserta QRISTAP FUNBIKE "Gowes Sehat, Rupiah Hebat" di Alun-alun Kota Gunungsitoli, Sabtu (25/7/2026).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Jelajah Rupiah Kepulauan Nias Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bank Indonesia Perwakilan Sibolga bekerja sama dengan Pemerintah Kota Gunungsitoli.

Pelepasan ditandai dengan pengibaran bendera start oleh Wali Kota. Turut hadir Ketua TP-PKK Kota Gunungsitoli Ny. Veny Sowa'a Laoli, Ketua DWP Ny. Pitha Andhika Laoly, unsur Forkopimda, pimpinan perangkat daerah, komunitas sepeda, unsur perbankan, serta ratusan masyarakat Kota Gunungsitoli.
Padukan Gaya Hidup Sehat dan Literasi Digital
Selain sebagai ajang olahraga bersama, QRISTAP FUNBIKE juga menjadi sarana edukasi untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang gerakan Cinta, Bangga, Paham (CBP) Rupiah. 

Kegiatan ini sekaligus mendorong pemanfaatan transaksi pembayaran digital melalui QRIS sebagai bagian dari percepatan transformasi ekonomi dan keuangan digital.

Kemeriahan acara semakin terasa dengan pelaksanaan Senam QRIS yang diikuti seluruh peserta sebelum gowes dimulai.

"Melalui kegiatan ini kita tidak hanya berolahraga untuk hidup sehat, tetapi juga belajar bersama tentang pentingnya menggunakan Rupiah dan memanfaatkan pembayaran digital yang mudah dan aman melalui QRIS," ujar Wali Kota dalam sambutannya.

Perkuat Kolaborasi Menuju Gunungsitoli Hebat
Wali Kota berharap kolaborasi antara Bank Indonesia, Pemerintah Kota Gunungsitoli, dan seluruh elemen masyarakat terus diperkuat. 

Tujuannya untuk mendukung perluasan ekosistem pembayaran digital, meningkatkan literasi keuangan, serta mewujudkan masyarakat yang sehat, cerdas, dan adaptif menuju Gunungsitoli Hebat. 

Jelajah Rupiah 2026 di Kepulauan Nias merupakan program edukasi Bank Indonesia untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang peran Rupiah sebagai simbol kedaulatan negara, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi digital berbasis kearifan lokal. (PS/356)
Komentar Anda

Terkini: