POSKOTASUMATERA.COM – TAPANULI SELATAN – Puskesmas Hutaraja, Kecamatan Muara Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (11/8/2026), menjadi pusat pelaksanaan gladi bersih Evaluasi Kecamatan Binaan kategori IVA Test. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam mempersiapkan Kecamatan Muara Batangtoru menghadapi evaluasi tingkat Provinsi Sumatera Utara, sekaligus memperkuat implementasi program deteksi dini kanker leher rahim di tengah masyarakat.
Gladi bersih tersebut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Tapanuli Selatan Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu, Ira Sofyan Adil Siregar bersama rombongan TP PKK Tapsel, Kepala Dinas Kesehatan Tapsel Dr. Sri Khairunnisa, Camat Muara Batangtoru Sonita Wardah Nasution, S.STP, Ketua TP PKK Kecamatan beserta jajaran, Koordinator PL KB Kecamatan, Kepala UPT Puskesmas Hutaraja Nelli Karmila Aritonang SKM, Ketua TP PKK desa dan kelurahan, kader IVA Test, serta Ketua Dasa Wisma desa dan kelurahan.
Kegiatan tersebut tidak hanya diarahkan sebagai persiapan teknis evaluasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memastikan seluruh unsur pelaksana memahami tugas, mekanisme pelayanan, dokumentasi, serta indikator yang akan dinilai. Pendekatan terpadu antara TP PKK, pemerintah kecamatan, tenaga kesehatan, kader, hingga kelompok Dasa Wisma dinilai penting karena keberhasilan program kesehatan masyarakat sangat bergantung pada kesinambungan edukasi, deteksi dini, pendampingan, dan partisipasi masyarakat.
Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Tapanuli Selatan memiliki tiga kategori desa binaan yang berhasil mengikuti Evaluasi Provinsi Sumatera Utara. Salah satunya adalah Kecamatan Muara Batangtoru yang masuk dalam kategori IVA Test. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama yang membutuhkan konsistensi, koordinasi, dan kekompakan seluruh elemen di tingkat kecamatan maupun desa dan kelurahan.
Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Kecamatan Muara Batangtoru atas semangat dan kekompakan yang ditunjukkan dalam mempersiapkan evaluasi. “Kita memberikan apresiasi kepada Kecamatan Muara Batangtoru atas kekompakannya. Ini merupakan bagian dari semangat untuk bangkit dan membawa Tapanuli Selatan menjadi semakin baik,” ujarnya. Pesan tersebut sekaligus menegaskan bahwa evaluasi bukan semata-mata kompetisi, melainkan momentum untuk mengukur kualitas pelaksanaan program dan memperkuat pelayanan kepada masyarakat.
Dari perspektif kesehatan masyarakat, IVA Test memiliki nilai strategis karena merupakan salah satu metode deteksi dini perubahan pada leher rahim yang dapat membantu menemukan indikasi kelainan sebelum berkembang menjadi kondisi yang lebih serius. Karena itu, peningkatan kesadaran perempuan untuk melakukan pemeriksaan secara berkala perlu dibarengi dengan penguatan kapasitas kader, kemudahan akses pelayanan, serta komunikasi kesehatan yang tepat dan berkelanjutan.
Sementara itu, Camat Muara Batangtoru Sonita Wardah Nasution, S.STP, menyampaikan terima kasih kepada Ketua TP PKK Tapsel Ny. Murni Gus Irawan Pasaribu beserta rombongan atas bimbingan dan arahan yang diberikan selama proses persiapan. Menurutnya, dukungan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran Kecamatan Muara Batangtoru untuk semakin bersemangat setelah dipercaya masuk dalam Evaluasi Kecamatan Binaan kategori IVA Test tingkat Provinsi Sumatera Utara.
Gladi bersih di Puskesmas Hutaraja akhirnya menjadi gambaran nyata tentang pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam membangun sistem kesehatan berbasis masyarakat. Dengan dukungan pemerintah daerah, TP PKK, Dinas Kesehatan, Puskesmas, pemerintah kecamatan dan desa/kelurahan, kader IVA Test serta kelompok Dasa Wisma, Kecamatan Muara Batangtoru diharapkan mampu mengikuti evaluasi provinsi secara optimal. Lebih jauh, semangat tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum evaluasi, tetapi terus berkembang menjadi gerakan bersama untuk meningkatkan kesadaran, pencegahan, dan deteksi dini kesehatan perempuan di Tapanuli Selatan.(PS/BERMAWI)
