Peristiwa tersebut terjadi saat berlangsungnya kegiatan sosialisasi di sekitar lokasi. Kobaran api yang tiba-tiba muncul langsung mengundang perhatian warga yang berada di sekitar tempat kejadian.
Warga dengan sigap berhamburan menuju lokasi untuk memberikan pertolongan. Sebagian berusaha menyelamatkan barang dagangan milik pemilik warung, sementara lainnya mengambil peralatan seadanya untuk membantu memadamkan api.
Upaya cepat dilakukan guna mencegah api merembet ke bangunan lain di sekitarnya. Kepanikan sempat terjadi, namun berkat respons cepat warga, situasi perlahan mulai terkendali.
Sejumlah petugas yang tengah mengikuti kegiatan sosialisasi di sekitar lokasi turut turun tangan. Personel Badan Narkotika Nasional (BNN), Balai Karantina Kesehatan (BKK) Tapanuli Selatan, serta aparat TNI langsung menghentikan sementara kegiatan dan bergabung membantu proses pemadaman.
Kolaborasi antara warga dan aparat berlangsung secara gotong royong. Mereka tidak hanya memadamkan api, tetapi juga membantu mengamankan barang-barang milik pemilik warung.
Upaya pemadaman semakin efektif setelah satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan penanganan terhadap kobaran api.
Menariknya, sejumlah warga yang melintas dari arah Mandailing Natal turut berhenti dan ikut membantu proses pemadaman. Aksi spontan tersebut memperlihatkan tingginya solidaritas masyarakat dalam menghadapi situasi darurat.
Api akhirnya berhasil dijinakkan melalui kerja sama berbagai pihak. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran serta total kerugian masih dalam penyelidikan. Tidak ada laporan korban jiwa dalam peristiwa tersebut. (PS/210)
