POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL – Selasa (23/9/2025), suasana penuh khidmat menyelimuti aula SMKN 1 Angkola Timur. Siswa-siswi berkumpul dengan wajah berseri, mengenakan pakaian terbaik mereka, untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 H. Bagi mereka, perayaan ini bukan sekadar acara rutin, melainkan momentum untuk merenungkan kembali nilai-nilai keteladanan Rasulullah yang begitu relevan dalam kehidupan sehari-hari.
Acara dibuka dengan lantunan ayat suci Al-Qur’an oleh Syahrul Nasution, siswa sekolah tersebut. Suaranya yang merdu seakan menghadirkan ketenangan dan rasa syukur di hati para hadirin. Tak lama kemudian, alunan nasyid Islami bergema, memperkuat suasana religius sekaligus menunjukkan bahwa semangat keagamaan dapat hadir dengan cara yang indah dan kreatif.
Penceramah utama, Ustaz Nahri Nasution, mengajak seluruh siswa untuk menjadikan akhlak Rasulullah sebagai kompas dalam menghadapi tantangan zaman. Ia menekankan nilai kesabaran, kejujuran, dan kepedulian sosial sebagai warisan Rasulullah yang tak lekang oleh waktu. “Anak-anak kita adalah generasi penerus. Jika mereka tumbuh dengan akhlak yang baik, maka masa depan bangsa ini akan penuh cahaya,” tutur beliau menyentuh hati para pendengar.
Kepala SMKN 1 Angkola Timur, Indra Muda Rambe, S.Pd., dalam sambutannya menambahkan pesan penuh makna. “Kami ingin siswa-siswi menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai idola sejati. Bukan hanya mengaguminya lewat kata-kata, tetapi benar-benar meneladani sikap dan perilaku beliau dalam keseharian,” ucapnya penuh harapan, disambut tepuk tangan hangat dari seluruh hadirin.
Selain tausiyah, kegiatan ini juga diramaikan dengan lomba pidato bertema Islami. Siswa-siswi tampil percaya diri, menyampaikan pesan moral dengan gaya masing-masing. Sorak sorai penonton menjadi bukti betapa besar apresiasi mereka terhadap keberanian dan ketulusan teman-teman sebayanya. Momen itu bukan hanya perlombaan, tetapi juga cara sederhana untuk menanamkan cinta terhadap nilai-nilai Islam.
Suasana makin hidup dengan penampilan nasyid yang penuh semangat. Bagi sebagian siswa, ini adalah panggung pertama mereka, namun semangat ukhuwah Islamiyah yang mereka bawakan berhasil menggetarkan hati penonton. Dari sinilah terlihat bahwa pendidikan di SMKN 1 Angkola Timur tidak sekadar mengejar prestasi akademik, melainkan juga membentuk generasi yang berakhlakul karimah dan cinta budaya Islami.
Peringatan Maulid Nabi kali ini menjadi bukti bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu, melainkan juga ruang pembentukan karakter. Dari lantunan ayat suci, tausiyah, hingga lomba pidato, semuanya bermuara pada satu tujuan: menghadirkan sosok Nabi Muhammad SAW dalam kehidupan nyata para siswa. Sebuah langkah sederhana, namun sarat makna untuk membentuk generasi muda yang religius, berilmu, dan siap membawa kebaikan bagi masyarakat. (PS/BERMAWI)
