Syamsul Lubis S.Pd M.Pd Guru SMAN 1 Padangsidimpuan / Alumni Pascasarjana Prodi Pendidikan Olahraga Universitas Negeri Medan
Salah satu prinsip sederhana dalam pemikiran kita bahwasanya golnya suatu latihan adalah mengikuti event. Selain perwujudan tujuan Latihan event juga merupakan sarana yang pas untuk evaluasi. Statemen ini mungkin mewakili para penggiat olahraga, atau lebih luas dalam skop besar masyarakat olahraga. Mengikuti event yang dilakukan secara berkesinambungan adalah bagian dari peningkatan prestasi olahraga dimana atlet dengan spesialisasi olahraga yang digeluti berlomba untuk supremasi tertinggi, yaitu meraih kemenangan dilevel yang diikuti. Semarak event berjenjang sangat penting bagi atlit tidak hanya sebagai ruang uji coba tetapi memiliki peran strategis sebagai sarana evaluasi program latihan yang telah disusun oleh tim kepelatihan melalui Binpres kecabangan olahraga.
Untuk suksesnya pencapaian program aktifitas latihan idealnya dilakukan secara berulang, terprogram dan didampingi pelatih yang memiliki pengalaman. Poin demi poin tersebut akan memiliki pengaruh yang sangat significant tidak hanya dalam kemampuan fisik, juga kepada peningkatan kemampuan teknik dan taktik secara umum yang meliputi beberapa elemen mulai dari unsur kecepatan, daya tahan, kekuatan, hingga kordinasi gerak dan unsur lain menyesuaikan dengan tujuan latihan yang terprogram sesuai arahan pelatih. Hadirnya pemerintah dalam menghadirkan event berjenjang dan berkesinambungan akan menjadi solusi kongkrit untuk menjawab kebutuhan sarana evaluasi kepelatihan selain dukungan sarana prasarana dan support system yang lain . Pengurus cabang olahraga, pelatih, atlit bahkan orang tua atlit yang dalam hal ini penulis menyebut Masyarakat olahraga betul betul berharap akan kontiunitas program yang melibatkan kelompok usia, tingkatan jenjang antar sekolah dan lintas club hingga mewakili daerah sampai level tertinggi yaitu antar negara, melibatkan bendera merah putih didada sebagai symbol patriot, semangat dan nasionalisme dalam ranah olahraga prestasi yang menjadi kebanggaan tersendiri bagi pelaku olahraga untuk hadir dalam prosesnya.
Penataan olahraga prestasi akan sangat bermanfaat dalam proses evaluasi latihan, selain sebagai keberhasilan program, bagi kalangan pelajar tertentu dapat menjadi tolak ukur menuju sekolah dijenjang berikut melalui prestasi keberbakatan. Rekrutmen murid baru seperti yang diprogramkan pak Menteri Pendidikan melalui jalur prestasi, salah satunya prestasi olahraga membuka peluang bagi siswa-siswi untuk bisa meneruskan jenjang pendidikan yang dituju melalui jalur ini. Kenyataan dilapangan masih sangat minim pemerintah atau Induk cabang olahraga menggelar event sejenis yang sifatnya memiliki jenjang karena berdasar pengalaman keberadaan event berjenjang yang diakomodir dan memiliki bobot yang tinggi adalah yang digelar oleh pemerintah, induk cabang olahraga, Lembaga kredibel dengan memiliki event lanjutan dari Tingkat kabupaten kota, provinsi hingga event ketingkat nasional.
Optimisme layak kita dengungkan disaat para kepala daerah berminat mengurusi olahraga prestasi, bukan sebatas prestise, gengsi dan gagah gagahan, tersirat tugas mulia didalamnya yakni peningkatan prestasi daerah dilevel tertinggi dengan jejaring, skuad SDM yang mumpungi serta program yang betul betul mendukung arah capaian prestasi. Kita optimis dunia olahraga akan semakin bergairah dengan berbagai program yang diusung. Konsep yang sering kita didengar bahwa didalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat kiranya tidak dipandang hanya sebatas yel yel semata, juga termaktub pesan didalamnya tentang berbagai peran yang harus dilakoni para stakeholder olahraga untuk tercapainya misi tersebut, baik secara struktural sampai peran kecil yang muaranya adalah semata tentang pentingnya bugar dan peningkatan kapasitas kemampuan yang jika dikelola lebih komprehensip menuju prestasi dimasa depan. Rancangan program dan kebijakan yang lebih pro atas prestasi, lebih pro atas pembinaan.
Kesadaran akan terbentuknya program super prioritas olahraga akan lahirkan pemusatan latihan, pemanduan bakat, penataan event berjenjang kiranya dianggap suatu kebutuhan karena keberadaannya akan selaras dengan motivasi meningkatnya prestasi. Stok atlit berbakat, pelatih hebat dan pengurus cabor yang mumpuni tanpa support kolaborasi dengan stakeholder yang lain bisa memudarkan semangat yang ada. Tidak bisa tidak kondisi saat ini sokongan pendanaan dari hibah pemerintah menjadi sumber utama pengelolaan olahraga menuju berprestasi. Tantangan menejerial KONI tentu semakin besar dengan pengurangan anggaran oleh pemerintah dalam lini lini pembinaan hal ini tentu disadari betul para kandidat yang berminat menjadi ketua KONI baik dari unsar birokrat, legislative atau unsur Masyarakat lain.
Dalam hal pemassalan olahraga, Organ KONI dengan pengurus cabang olahraga sebagai perpanjangan tangan dapat menjadikan fenomena masyarakat yang semakin gemar berolahraga sebagai kekuatan besar dalam peningkatan derajat Kesehatan masyarakat yang akan relevan dengan naiknya produktifitas baik didalam bekerja dan aktifitas lain yang muaranya adalah terciptanya kondisi masyarakat yang sehat secara jasmani dan rohani. Polarisasi masyarakat melalui komunitas olahraga dengan bergabung diberbagai club atau komunitas merupakan potensi pengembangan olahraga didaerah, juga sejalan dengan pemassalan olahraga yang berjalan secara massif tetapi menyentuh kebutuhan masyarakat dan lahirnya talenta talenta berbakat untuk dibina melalui jejaring club diba
Kebutuhan masyarakat akan aktifitas berolahraga merupakan peluang bagi penggiat dan pelatih dari berbagai level lisensi dalam mencari bibit potensial untuk dijadikan alit berprestasi. Selain wadah pemberdayaan, tentu juga membuka peluang pengembangan profesi keolahragaan mulai dari atlit, pelatih , juri atau wasit, berkembangnya event organizer, diharapkan perusahaan juga akan melibatkan diri lebih dalam untuk peningkatan aktifitas dikeolahragaan dengan jejak sponsorship sebagai bagian dari support system. Program pemassalan olahraga yang sedang berjalan akan relevan dengan hadirnya olahragawan baru untuk masuk dalam program Latihan untuk kedepan menjadi andalan daerah atau kebanggaan nasional.
Dengan terbentuknya berbagai fasilitas kebugaran dan lahirnya komunitas club yang terafiliasi kepada induk olahraga serta terciptanya event olahraga adalah jawaban salah satu jawaban kongkrit yang bisa menjadi solusi untuk lahirnya juara-juara baru dari pembinaan yang dilakukan. Keberadaan pemerintah selaku penentu arah kebijakan dan tata Kelola pembangunan diharapkan lahirkan program yang menyentuh kebutuhan masyarakat olahraga. Keberpihakan atas pembinaan olahraga akan tersinergi dengan program prestasi yang juga dikumandangkan induk cabang olahraga.
Antara prestasi dan program membugarkan masyarakat merupakan langkah strategis yang dapat kita kerjakan untuk mengangkat nama baik daerah demi bisa bersaing dilevel Sumatera utara melalui proses rekrutmen, tata Kelola program dan dukungan significant untuk para penggerak olahraga. Program pemassalan olahraga yang dilakukan secara berkesinambungan dengan melibatkan stakeholder olahraga dari berbagai latar keilmuan, latar pengalaman dan wawasan merupakan kekuatan nyata untuk rangkaian program event berjenjang. Komposisi kelembagaan pemerintah sebagai penentu kebijakan dan arah Pembangunan manusia dibidang olahraga disandingkan dengan iinduk organisasi olaharaga diharapkan mengambil peran lebih maksimal untuk menjawab tantangan jawab, menjawab kebutuhan Masyarakat akan “arah” olahraga daerah kita dimasa depan. Sinergitas kelembagaan yang mengurusi kecabangan olahraga akan melahirkan kebersamaan nan erat untuk menghubungkan kepentingan daerah dalam pembinaan. Harapan untuk menjadi tantangan, harapan untuk hadirkan peluang. Hadirnya para pemangku kebijakan untuk bergandengan tangan dalam proses penataan prestasi olahraga adalah sinyal positif dan akan menjadi kekuatan tersendiri. Sudah sangat lama kita merindukan prestasi tertinggi, sudah sangat lama kita terlena hanya menceritakan kebanggaan masa lalu. Pemerintahan yang baru untuk semangat baru. saat yang tepat untuk menyusun percepatan pengelolaan program menuju pentas juara.
Dari kampung halaman untuk Sumatera Utara.
