Yayasan Al Hijrah Bintuju Raih Prestasi Gemilang di OMI, Siap Melangkah ke Tingkat Provinsi

/ Rabu, 01 Oktober 2025 / 20.13.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM– TAPSEL – Sorak bahagia mewarnai wajah para siswa Yayasan Al Hijrah Bintuju usai diumumkan sebagai Juara 1 Olimpiade Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (OMI) tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan. Aqila Nazwa Elmuntazarah bidang studi IPA dan Rifqy Bidang Studi Matematika.


Mereka berhasil menaklukkan soal-soal sulit di bidang Matematika dan IPA dengan penuh percaya diri, meski harus bersaing dengan puluhan peserta dari sekolah lainnya.


Kebanggaan itu bukan hanya dirasakan para siswa, tetapi juga seluruh keluarga besar yayasan. Orang tua yang setia mendampingi, guru yang tanpa lelah membimbing, hingga masyarakat sekitar yang memberi dukungan, semua larut dalam rasa syukur atas capaian bersejarah tersebut. “Anak-anak ini bukan hanya berjuang untuk sekolah, tapi juga membawa nama baik desa dan daerah,” ujar salah seorang wali murid dengan mata berkaca-kaca.


Perjalanan menuju prestasi ini tidak mudah. Malam-malam panjang diisi dengan belajar, diskusi kelompok, serta bimbingan intensif dari guru. Bahkan ada siswa yang rela mengurangi waktu bermain demi fokus berlatih soal olimpiade. “Kami belajar sama-sama, saling menguatkan, dan selalu diingatkan guru untuk tidak mudah menyerah,” tutur salah satu peserta dengan senyum bangga.


Kini, langkah mereka berlanjut ke OMI tingkat Provinsi Sumatera Utara yang akan digelar di Tapanuli Tengah pada 2–3 Oktober 2025. Harapan besar menyertai perjalanan mereka. Guru pembimbing pun terus menekankan pentingnya semangat kebersamaan. “Kemenangan bukan sekadar piala, tapi tentang proses belajar dan bagaimana mereka tumbuh menjadi pribadi yang tangguh,” kata salah seorang guru.


Pimpinan Yayasan Al Hijrah, Azam Marpaung, menyebut keberhasilan ini sebagai bukti nyata kerja keras semua pihak. Ia menegaskan bahwa prestasi bukanlah akhir, melainkan pintu menuju tantangan baru yang lebih besar. “Ini adalah kebanggaan bagi seluruh masyarakat Tapanuli Selatan. Semoga anak-anak kita bisa terus melangkah lebih jauh dan menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya,” ungkapnya penuh haru.


Prestasi ini menambah deretan kebanggaan Yayasan Al Hijrah yang sebelumnya juga sukses di ajang Martabe Science Olympiad (MSO) 2025. Konsistensi dalam mendukung pendidikan dan sains membuat nama yayasan semakin dikenal luas. Lebih dari sekadar medali, capaian ini membuktikan bahwa dengan semangat belajar, anak-anak dari pelosok daerah pun mampu bersaing di panggung besar.


Kisah perjuangan siswa-siswi Al Hijrah ini menjadi cerminan harapan baru: bahwa pendidikan mampu membuka jalan bagi siapa saja untuk menggapai mimpi. Dengan doa dan dukungan semua pihak, mereka kini bersiap menorehkan prestasi berikutnya di tingkat provinsi. Dan siapa tahu, dari ruang-ruang belajar sederhana itu, lahir generasi emas yang kelak mengharumkan nama bangsa di kancah dunia.(PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: