Bupati Humbang Hasundutan Dukung Penuh Program “Bawaslu Mengajar”: Membangun Kesadaran Demokrasi Sejak Bangku Sekolah

/ Senin, 10 November 2025 / 21.17.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS ,- Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap pelaksanaan program “Bawaslu Mengajar” yang digelar di SMA Negeri 2 Lintong Nihuta, Senin (10/11/2025). Kegiatan edukatif ini menjadi salah satu langkah strategis dalam membangun kesadaran dan karakter generasi muda yang demokratis dan berintegritas.

Acara ini turut dihadiri oleh jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Humbang Hasundutan, anggota Bawaslu Provinsi Sumatera Utara Suhadi Sukendar Situmorang, SH, MH, dan Romson Poskoro Purba, ST, SH, 

Ketua Bawaslu Humbahas Wesly Pasaribu beserta anggota, Ketua KPU Humbahas Meena Cibro, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah IX Sumut Alfred H. Silalahi, serta perwakilan dari Polri, Kejaksaan, para guru, dan siswa SMA Negeri 2 Lintong Nihuta.

Dalam sambutannya, Bupati Oloan Nababan menilai kegiatan yang diinisiasi oleh Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) ini sebagai langkah penting dalam memperkuat pendidikan politik di kalangan pelajar.

“Program Bawaslu Mengajar ini bukan sekadar menyampaikan informasi tentang kepemiluan, tetapi juga menanamkan nilai integritas, kejujuran, dan kecintaan terhadap demokrasi yang sehat. Sasaran kegiatan ini kepada para pelajar adalah langkah yang sangat tepat, karena mereka adalah calon pemilih yang akan menentukan arah bangsa di masa depan,” ujar Bupati.

Lebih lanjut, Bupati menekankan pentingnya membangun kesadaran sejak dini agar pelajar memahami makna dari suara rakyat sebagai mandat yang harus dijaga keabsahannya.

“Melalui kegiatan ini, Bawaslu membekali generasi muda agar sadar bahwa suara rakyat adalah suara sakral yang tidak boleh diperjualbelikan. Tolak politik uang, jauhi hoaks, dan jadilah agen perubahan di lingkungan sekolah dan masyarakat,” tegasnya.

Bupati juga mengajak para pelajar untuk tidak hanya berprestasi di bidang akademik, tetapi juga memiliki kecerdasan sosial dan politik.“Generasi muda harus tumbuh menjadi warga negara yang kritis, bijak, dan bertanggung jawab terhadap masa depan demokrasi bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Suhadi Sukendar Situmorang, SH, MH, yang mewakili Bawaslu Provinsi Sumatera Utara, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan yang telah menjadi daerah pertama di Sumatera Utara melaksanakan program “Bawaslu Mengajar”.

“Kabupaten Humbang Hasundutan menjadi pelopor pelaksanaan program ini di tingkat provinsi. Kami berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi daerah lain dalam mendidik pemilih pemula yang cerdas dan berintegritas,” ujarnya.

Program “Bawaslu Mengajar” kali ini mengusung tema “Mengawal Demokrasi Bersama Pelajar” dan diikuti oleh siswa kelas XII SMA Negeri 2 Lintong Nihuta, yang merupakan pemilih pemula pada Pemilihan Umum Tahun 2029. Melalui kegiatan ini, para pelajar mendapatkan wawasan mengenai etika berdemokrasi, pengawasan pemilu, peran pemilih pemula, serta bahaya politik uang dan hoaks dalam proses demokrasi.

Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber dari Bawaslu, KPU, serta pihak kepolisian yang memberikan materi interaktif agar pelajar lebih memahami pentingnya menjaga keadilan dan kejujuran dalam proses pemilihan umum.

Dengan adanya kegiatan “Bawaslu Mengajar”, Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan berharap semangat berdemokrasi dapat terus tumbuh di kalangan generasi muda, sehingga kelak mereka menjadi pemilih yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab terhadap masa depan bangsa. (PS/BN)

Komentar Anda

Terkini: