POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,- Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian sebagai tulang punggung ekonomi daerah. Dalam upaya meningkatkan produktivitas dan efisiensi pertanian, Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH, MH, menegaskan pentingnya peran operator alat dan mesin pertanian (alsintan) sebagai garda terdepan dalam mendukung program ketahanan pangan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Oloan Nababan saat bertemu dengan para operator alsintan di Ruang Rapat Inspirasi Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Senin (10/11/2025). Pertemuan ini turut dihadiri Asisten Perekonomian dan Pembangunan Martogi Purba, serta Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Tukka Siahaan.
Dalam arahannya, Bupati Oloan menegaskan bahwa keberhasilan sektor pertanian tidak hanya ditentukan oleh kebijakan dan bantuan pemerintah, tetapi juga oleh dedikasi dan profesionalisme para operator di lapangan.
“Operator alsintan memiliki peran penting dalam mempercepat pengolahan tanah, memperluas lahan garapan, serta meningkatkan hasil pertanian. Tanpa kerja keras mereka, program peningkatan produksi pangan sulit tercapai,” ujar Bupati.
Ia juga menekankan agar setiap alsintan yang telah diberikan pemerintah dirawat dengan baik dan digunakan sesuai ketentuan. Alsintan yang terjaga kondisinya akan memiliki umur pakai lebih panjang dan memberikan manfaat maksimal bagi kelompok tani.
Lebih lanjut, Bupati mengingatkan para operator agar bekerja dengan hati dan rasa tanggung jawab tinggi, terutama dalam hal perawatan, efisiensi penggunaan bahan bakar, serta administrasi penggunaan lahan yang berkaitan dengan retribusi daerah sesuai Perda Nomor 1 Tahun 2024.
“Saya ingin setiap traktor dan alsintan yang dimiliki pemerintah dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk kepentingan petani. Gunakan dengan benar, rawat dengan baik, dan pastikan setiap kegiatan pengolahan tanah tercatat dengan tertib. Karena dari tangan para operatorlah, efisiensi pertanian kita ditentukan,” tegasnya.
Bupati Oloan juga memberikan apresiasi kepada seluruh operator yang telah bekerja di lapangan dengan penuh tanggung jawab. Menurutnya, kerja mereka tidak hanya membantu petani, tetapi juga berkontribusi langsung terhadap upaya menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan masyarakat Humbahas.
“Terima kasih kepada seluruh operator yang telah berperan aktif mendukung kemajuan pertanian kita. Dengan penggunaan alsintan yang tepat, produktivitas meningkat, petani semakin sejahtera, dan ketahanan pangan kita akan semakin kuat,” tambahnya.
Sementara itu, Plt. Kadis Pertanian dan Ketahanan Pangan Tukka Siahaan dalam laporannya menyebutkan bahwa Unit Pelaksana Teknis (UPT) Alsintan saat ini memiliki 68 orang operator yang mengelola 54 unit traktor dan 10 unit ekskavator. Semua peralatan ini tersebar di berbagai kecamatan untuk membantu percepatan olah tanah dan pengembangan lahan pertanian.
Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan terus berkomitmen meningkatkan kualitas SDM pertanian, termasuk melalui pelatihan operator, perawatan alsintan, serta peningkatan sistem layanan berbasis kelompok tani. Harapannya, pertanian Humbahas semakin modern, efisien, dan mampu menjadi pilar utama dalam ketahanan pangan daerah maupun nasional. (PS/BN)
