Camat Muara Batangtoru Sonita Wardah Nasution SSTP
POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL — Wajah penuh hangat dan senyuman bersahaja tampak dari Camat Muara Batangtoru, Sonita Wardah Nasution, SSTP, saat menyampaikan ucapan selamat atas Hari Jadi Kabupaten Tapanuli Selatan ke-75, yang diperingati pada 24 November 1950 – 24 November 2025. Baginya, ulang tahun Tapsel bukan sekadar seremoni tahunan, tetapi momentum untuk kembali meneguhkan jati diri dan cara hidup masyarakat yang telah diwariskan para leluhur melalui nilai Dalihan Natolu.
Di balik kesibukannya memimpin wilayah yang cukup heterogen, Sonita memahami betul bahwa kekuatan Tapsel terletak pada masyarakatnya. Ia menggambarkan tema HUT ke-75, “Sinergi Dalihan Natolu untuk Tapsel Bangkit,” sebagai pesan moral sekaligus tanggung jawab bersama. Bukan hanya pemerintah yang bekerja, tetapi seluruh warga yang saling menopang layaknya struktur Dalihan Natolu yang tidak bisa berdiri tanpa satu sama lain.
Sonita memaknai Dalihan Natolu bukan hanya sebagai adat, melainkan sebagai napas kehidupan sosial yang mengajarkan penghormatan, kebijaksanaan, dan kepedulian antarsesama. Nilai somba marhulahula, manat mardongan tubu, elek marboru menurutnya sangat relevan di tengah tantangan zaman yang menuntut sinergi dan kebersamaan. “Di era digital ini, justru nilai-nilai lokal seperti Dalihan Natolu semakin terasa penting, karena ia menjaga kita tetap memiliki akar,” ujarnya lembut.
Sebagai pemimpin wilayah, ia menyaksikan sendiri bagaimana kekuatan gotong royong masyarakat Muara Batangtoru menjadi penopang berbagai program pembangunan. Dari kegiatan sosial desa, peningkatan layanan publik, hingga pengembangan ekonomi lokal, semuanya berjalan karena masyarakat masih memegang kuat solidaritas yang diwariskan turun-temurun. Itulah alasan Sonita menekankan bahwa pembangunan yang holistik hanya bisa tercapai bila pemerintah dan masyarakat saling percaya serta berjalan berdampingan.
Dalam suasana penuh haru menyambut HUT Tapsel, Sonita mengakui bahwa tantangan pembangunan ke depan tidak mudah. Perubahan iklim, perkembangan teknologi, serta kebutuhan masyarakat yang terus meningkat membutuhkan respons cepat dan bijaksana. Namun ia percaya, selama masyarakat tetap menjaga budaya saling menghormati dan saling membantu, Tapsel akan mampu melewati tantangan tersebut dengan kepala tegak.
Ucapan terima kasih pun ia sampaikan kepada seluruh tokoh adat, pemuda, para perempuan penggerak desa, hingga para relawan yang selama ini aktif berkontribusi. Baginya, mereka bukan sekadar unsur masyarakat, melainkan mitra sejati yang membuat pembangunan di Muara Batangtoru terasa hidup, hangat, dan penuh harapan.
Menutup pesannya, Sonita berharap HUT ke-75 ini menjadi pengingat bahwa Tapsel dibangun oleh hati, bukan hanya oleh program. “Dengan semangat Sinergi Dalihan Natolu, kita optimis Tapanuli Selatan akan semakin maju, berdaya saing, dan memberi kesejahteraan bagi seluruh masyarakat,” ujarnya, membawa harapan baru bagi tanah kelahirannya.
(PS/BERMAWI)
