Dompet Hilang di Perjalanan Gang Serasi–Sipirok, Pemilik Torkis P. Hasibuan Harap Bantuan Warga: Wujudkan Kepedulian Sosial di Era Digital

/ Selasa, 11 November 2025 / 18.31.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – SIPIROK — Sebuah kisah kehilangan sederhana namun menyentuh terjadi pada Selasa, 11 November 2025, ketika seorang warga bernama Torkis Panggabean Hasibuan kehilangan dompetnya di perjalanan dari Gang Serasi menuju Sipirok. Peristiwa ini bukan sekadar kehilangan barang, tetapi juga menjadi cermin pentingnya solidaritas sosial di tengah kehidupan modern yang serba cepat.


Kronologi kejadian bermula sejak pagi hari. Torkis berangkat dari rumahnya di Gang Serasi dengan tujuan ke Pasar Sipirok. Dalam perjalanan, ia sempat singgah di Warung Kopi Batu Situmba untuk menyeruput secangkir kopi hangat sebelum melanjutkan aktivitasnya. Ia juga sempat mampir di warung sarapan seberang Gang Masjid Muhammadiyah, lalu melanjutkan makan siang di Rumah Makan Berlian, tak jauh dari Simpang Desa Paranjulu.


Perhentian terakhirnya terjadi di Warung Stasiun Sibual Buali, tepat di depan Alun-Alun Pasar Sipirok, tempat ia beristirahat sejenak sebelum meneruskan perjalanan. Saat tiba di Pargarutan, Torkis baru menyadari dompetnya sudah tak ada saat hendak membeli kerupuk sambal. Dompet kulit berwarna cokelat yang biasa ia simpan di saku celana belakang, lenyap tanpa jejak.


Di dalam dompet tersebut terdapat Kartu Tanda Penduduk (KTP), Surat Izin Mengemudi (SIM), kartu ATM, dan Kartu Tanda Anggota (KTA) organisasi, seluruhnya atas nama dirinya. “Bagi saya, bukan uangnya yang penting, tapi dokumen-dokumen itu adalah identitas saya. Kehilangannya cukup merepotkan,” ungkap Torkis dengan nada harap.


Peristiwa ini menjadi cermin nyata bagaimana gotong royong dan empati sosial tetap relevan di era digital. Melalui jejaring media sosial dan komunikasi daring, masyarakat kini dapat bergerak cepat membantu sesama. Informasi sekecil apa pun, jika dibagikan dengan niat baik, bisa menjadi kunci untuk mempertemukan barang yang hilang dengan pemiliknya.


Torkis mengimbau, bagi siapa pun yang menemukan atau mengetahui keberadaan dompet tersebut, agar segera menghubunginya melalui Messenger atas nama Torkis Panggabean atau WhatsApp di nomor 061373545292. Sebagai bentuk terima kasih, ia juga berjanji akan memberikan hadiah yang sepantasnya bagi penemu yang menunjukkan kejujuran.


“Semoga dompet itu bisa kembali. Saya percaya, di sekitar kita masih banyak orang jujur dan peduli,” ujar Torkis dengan senyum tipis. Kisah sederhana ini menjadi pengingat bahwa di tengah kemajuan teknologi, nilai kemanusiaan, kejujuran, dan kepedulian sosial tetap menjadi fondasi yang memperkuat kehidupan masyarakat kita.(PS/BERMAWI)




Komentar Anda

Terkini: