POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL — Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Angkola Timur, Indra Muda Rambe, S.Pd, secara resmi melepas keberangkatan 20 orang anggota Pramuka untuk mengikuti kegiatan Perkemahan Saka Wira Kartika yang digelar di Perkebunan Hapsesong, Batangtoru, pada Jumat pagi (7/11/2025). Kegiatan ini dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat hingga Minggu pagi (7–9 November 2025), dan akan diikuti oleh peserta dari 13 sekolah tingkat SMA/SMK se-Tapanuli Selatan dengan total sekitar 286 peserta.
Dalam sambutannya, Indra Muda Rambe menekankan pentingnya keikutsertaan siswa dalam kegiatan Pramuka sebagai wahana pembentukan karakter, kedisiplinan, dan tanggung jawab. Menurutnya, kegiatan perkemahan seperti ini bukan hanya ajang kompetisi, tetapi juga kesempatan untuk belajar nilai-nilai kebersamaan, kepemimpinan, serta kecintaan terhadap alam dan tanah air. “Prosesnya harus dijalani dengan maksimal, ikuti dengan baik, dan serahkan hasilnya kepada Allah SWT,” ujar Indra dengan penuh motivasi.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa SMKN 1 Angkola Timur selalu memprioritaskan partisipasi aktif dalam kegiatan kepramukaan karena sekolah ini merupakan salah satu pangkalan resmi Saka Wira Kartika di bawah pembinaan TNI. Hal ini menjadikan para peserta memiliki kesempatan lebih luas untuk belajar langsung dari lingkungan yang profesional dan disiplin. “Pelajari setiap nilai dalam Pramuka karena itu bekal berharga untuk masa depan. TNI adalah teladan dalam profesionalitas, disiplin, kompetensi, dan ibadah yang sejalan dengan Dasa Darma Pramuka,” tambahnya.
Indra juga berpesan agar seluruh peserta menjaga sikap dan perilaku selama kegiatan berlangsung. Ia menegaskan pentingnya menjunjung tinggi tata tertib dan musyawarah dalam menyelesaikan masalah, serta menghindari tindakan yang tidak pantas yang dapat mencoreng nama baik sekolah. “Ingat, kalian membawa nama baik SMKN 1 Angkola Timur. Tunjukkan bahwa kalian adalah generasi yang berkarakter, cerdas, dan berakhlak,” katanya mengingatkan.
Kegiatan Saka Wira Kartika sendiri merupakan program binaan TNI Angkatan Darat yang berfokus pada pembentukan karakter generasi muda melalui kegiatan kepramukaan berbasis kedisiplinan, keterampilan bela negara, dan cinta tanah air. Para peserta dipilih melalui proses seleksi yang ketat di sekolah masing-masing, sehingga yang berangkat adalah siswa-siswi terbaik dan paling siap secara mental maupun fisik.
Menurut informasi dari panitia, pembukaan resmi kegiatan perkemahan dijadwalkan pada pukul 16.00 WIB, dan akan dihadiri oleh unsur TNI, perwakilan Kwarcab Pramuka Tapanuli Selatan, serta para pembina sekolah. Selama tiga hari kegiatan, peserta akan mengikuti berbagai agenda seperti latihan kedisiplinan, penanaman nilai nasionalisme, lomba keterampilan, hingga kegiatan sosial kemasyarakatan di sekitar lokasi perkemahan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta dapat memperkuat jiwa kepemimpinan, menumbuhkan rasa tanggung jawab sosial, dan memperdalam wawasan kebangsaan. Saka Wira Kartika juga menjadi wadah strategis untuk menumbuhkan semangat bela negara di kalangan pelajar, sesuai dengan tujuan pendidikan karakter yang dicanangkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Menutup arahannya, Indra Muda Rambe mengajak seluruh peserta untuk menjadikan pengalaman ini sebagai sumber motivasi dan semangat baru. “Jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk belajar menjadi pribadi tangguh dan mandiri. Ingat, saya juga aktif di Kwarcab Tapanuli Selatan, dan saya percaya kalian mampu membawa nama baik sekolah dengan prestasi dan sikap terbaik,” pungkasnya dengan optimis.(PS/BERMAWI)

