POSKOTASUMATERA.COM- ASAHAN
Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) Kabupaten Asahan menggelar acara Santi Aji KUHP Tahun 2025 di Hotel Antariksa, Sabtu (29/11/2025).
Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam meningkatkan pemahaman dan implementasi Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, yang akan resmi diberlakukan pada 2 Januari 2026.
Acara diawali dengan khidmat melalui menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars PERADI yang dipandu oleh Sartika Situmorang, S.H, kemudian dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Syariban Lubis, S.H.
Acara ini menghadirkan dua narasumber ahli hukum pidana tingkat nasional:
- Dr. Mahmud Mulyadi, S.H., M.Hum. (Fakultas Hukum USU)
- Dr. Panca Sarjana Putra, S.H., M.H. (Fakultas Hukum UISU)
Keduanya dikenal sebagai tokoh penting dan ahli dalam bidang alih pidana.
Dalam sambutannya, Dr. Mahmud Mulyadi menyampaikan pesan inspiratif:
“Berikan aku Hakim, Jaksa, Polisi, dan Pengacara yang baik.”
Ketua DPC PERADI Asahan–Tanjungbalai–Batu Bara, Tri Purnowidodo, S.H, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP. Ia menegaskan bahwa pemberlakuan KUHP baru menjadi tonggak penting bagi penegakan hukum yang lebih humanis dan berkeadilan.
“Hukum pidana adalah hukum sosial. KUHP baru ini kita harapkan dapat benar-benar memberi keadilan bagi masyarakat Asahan, Tanjungbalai, dan Batu Bara,” ujarnya.
Mewakili Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.AP. secara resmi membuka kegiatan Santi Aji KUHP 2025. Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya penguasaan hukum bagi para advokat di tengah berbagai perubahan regulasi.
“Hukum adalah fakta, bukan sekadar narasi. Para lawyer harus menguasai hukum agar dapat memberi bantuan hukum terbaik bagi masyarakat,” tegas Rianto.
Ia juga mengapresiasi KUHP baru sebagai karya anak bangsa yang menggantikan produk kolonial Belanda, sekaligus menjadi tonggak sejarah dalam pembaruan hukum pidana nasional.
Kegiatan yang dipandu moderator Bahren Samosir ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang menyeluruh bagi peserta mengenai:
- Esensi dan filosofi KUHP baru
- Perubahan-perubahan penting dalam UU Nomor 1 Tahun 2023
- Sistem alih pidana dalam hukum Indonesia
- Tantangan implementasi KUHP pada tahun 2026
Dengan antusiasme tinggi dari para peserta, acara Santi Aji KUHP 2025 menjadi langkah nyata PERADI Asahan dalam mempersiapkan para advokat menghadapi era baru penegakan hukum pidana di Indonesia.
(PS/SAUFI)
