Terkait Korda TA Pendamping Desa, Dinas Pemdes Didemo Mahasiswa

/ Jumat, 07 November 2025 / 09.15.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-PALAS- Mahasiswa Peduli Rakyat Padang Lawas (MPR) melakukan aksi unjuk rasa damai di depan kantor Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Aparatur Desa (Pemdes) Kabupaten Padang Lawas, Kamis (6 Nopember 2025).

Koordinator Aksi MPR Saipul Anwar Hasibuan menyampaikan tentang banyaknya isu yang beredar di masyarakat terkait keikutsertaan Tenaga Ahli (TA) pendamping desa dalam mengerjakan surat pertanggung jawaban (SPJ), Rancangan Anggaran belanja desa (RAPBdes) yang notabene menurut kami adanya unsur di balik pembuatan tersebut.

Saipul menerangkan, mereka menduga bahwa pembuatan tersebut di lakukan koordinator Daerah Tenaga Ahli Pendamping Desa demi memperkaya diri dan kelompoknya semata.

Salah satu Massa aksi juga menyebutkan bahwa Koordinator Daerah (Korda) Tenaga Ahli (TA) Pendamping Desa berinisial TH di duga telah memungut biaya kepada seluruh ke kepala desa se-Kabupaten Padang Lawas dalam pengerjaan SPJ desa dengan nilai kurang lebih Rp 15 juta rupiah per Desa.

Disamping itu mereka menduga kuat di balik kegiatan bimtek lokal desa  Korda TA Pendamping Desa juga berperan di penting dalamnya.

Dalam tuntutan massa aksi meminta agar kepala dinas pemberdayaan dan Aparatur Desa (PMD) segera mengeluarkan surat rekomendasi pemberhentian koordinator Daerah tenaga ahli pendamping desa kepada Satuan kerja program pembangunan dan pemberdayaan Desa (P3MD) Sumatra Utara karna di duga telah melanggar kode etik pendamping propesional dengan mengambil alih pekerjaan Aparatur desa.

Tuntutan tersebut juga mengarah kepada kejaksaan Negeri kabupaten Padang lawas agar memanggil dan memeriksa kordinator daerah tenaga ahli pendamping desa karna di duga telah melakukan tindak Pidana Korupsi serta telah melakukan penyalahgunaan wewenang yang mengakibatkan kerugian Negara.

Nirwan Gunawan Harahap S.E. selaku Kabid bidang pemberdayaan desa dinas PMD Padang Lawas langsung menanggapi massa aksi menyatakan akan meneruskan aspirasi tersebut langsung ke kepala dinas yang pada saat itu sedang dinas di luar kota.

Kemungkinan nanti kita akan segera turun kelapangan serta memanggil pihak pihak yang bersangkutan untuk dimintai keterangan, tutupnya. (PS/SAHAT)

Komentar Anda

Terkini: