Rakornas Kepegawaian BKN Tahun 2025 mengangkat
tema “ASN Bergerak Bersama Wujudkan Asta Cita”, yang menekankan pentingnya
peran Aparatur Sipil Negara dalam mendukung delapan agenda pembangunan nasional
(Asta Cita) yang menjadi prioritas pemerintah. Kegiatan ini menjadi forum strategis
untuk konsolidasi kebijakan, penyelarasan program, serta penguatan tata kelola
manajemen ASN di seluruh instansi pemerintah pusat dan daerah.
Dalam kesempatan tersebut, BKN memaparkan
sejumlah program strategis nasional, antara lain percepatan manajemen talenta
ASN berbasis data, peningkatan mobilitas talenta sesuai kebutuhan pembangunan,
serta penguatan layanan kepegawaian digital yang efektif dan akurat. BKN juga
menargetkan penerapan penuh sistem manajemen talenta ASN di seluruh instansi
paling lambat 1 Januari 2026 sebagai bagian dari percepatan reformasi
birokrasi.
Selain itu, BKN menyampaikan kebijakan
penyederhanaan layanan kepegawaian dengan standar pelayanan maksimal 5 hari
kerja, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) untuk otomasi
layanan seperti kenaikan pangkat dan pensiun, serta penyempurnaan sistem karier
ASN agar lebih objektif, adil, dan kompetitif.
Wakil Bupati Dairi, usai mengikuti rangkaian
kegiatan, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Dairi akan menindaklanjuti berbagai
arahan yang disampaikan dalam Rakornas tersebut.
“Pemerintah Kabupaten Dairi berkomitmen
memperkuat tata kelola kepegawaian melalui peningkatan kompetensi,
profesionalisme, dan adaptabilitas ASN. Hal ini sejalan dengan upaya mewujudkan
Asta Cita dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Dairi,” ujar
Wakil Bupati.
Wakil Bupati menambahkan bahwa sinergi lintas
perangkat daerah akan diperkuat untuk memastikan implementasi manajemen
talenta, peningkatan kualitas layanan BKPSDM, serta penataan kebutuhan ASN
secara lebih tepat dan terukur.
Rakornas Kepegawaian BKN Tahun 2025 menjadi
momentum penting bagi Pemerintah Kabupaten Dairi untuk memperkuat kolaborasi
dengan pemerintah pusat dalam mendorong reformasi birokrasi yang berdampak,
khususnya terkait Asta Cita ke-7 yang berfokus pada reformasi birokrasi, hukum,
dan penguatan upaya antikorupsi.
Dengan kehadiran Wakil Bupati dan BKPSDM Dairi
pada Rakornas ini, Pemerintah Kabupaten Dairi menegaskan komitmennya untuk
terus meningkatkan kapasitas aparatur serta mendorong penyelenggaraan
pemerintahan yang lebih efektif, modern, dan berorientasi pada pelayanan
publik. . (PS/K.TUMANGGER).
