Bupati Oloan Nababan Hadiri Rakornis Persiapan Pemetaan & Digitalisasi Food Estate Sumut

/ Kamis, 04 Desember 2025 / 07.29.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,-  Bupati Humbang Hasundutan, Dr. Oloan Paniaran Nababan, SH., MH., mengikuti Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) Persiapan Kunjungan Lapangan Rencana Pemetaan dan Digitalisasi Food Estate (FE) Sumatera Utara. 

Rapat strategis yang diinisiasi Kementerian Koordinator Bidang Pangan Republik Indonesia itu dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Rabu, 3 Desember 2025, dan diikuti Bupati dari Ruang Inspirasi, Kantor Bupati Humbang Hasundutan, Doloksanggul.

Kegiatan ini menjadi bagian penting dari rangkaian implementasi Program Food System Development, sebuah program nasional yang menekankan pengembangan sistem pangan modern berbasis teknologi, data terintegrasi, serta inovasi budidaya pertanian di kawasan Food Estate.

Rakornis membahas secara mendalam berbagai aspek teknis dan administratif yang harus disempurnakan sebelum pelaksanaan kunjungan lapangan pada 8–12 Desember 2025 di Kabupaten Humbang Hasundutan. Kunjungan tersebut akan melibatkan unsur kementerian/lembaga bersama pemerintah daerah untuk:

  • melakukan verifikasi kondisi lapangan,
  • menilai progres pengembangan Food Estate hortikultura,
  • mengidentifikasi kebutuhan digitalisasi dan pemetaan lahan secara menyeluruh,
  • serta memastikan kesiapan infrastruktur pendukung sistem data pangan nasional.

Bupati Oloan Nababan menyampaikan bahwa Humbang Hasundutan telah mempersiapkan diri untuk menjadi lokasi model pengembangan Food Estate yang mencerminkan modernisasi sektor pangan nasional.

Salah satu agenda utama yang disorot dalam Rakornis adalah penyelenggaraan Lokakarya dan Focus Group Discussion (FGD) dengan menghadirkan para pemangku kepentingan nasional maupun daerah. Kegiatan tersebut dirancang untuk:

  1. Memperkuat sinkronisasi data antara pusat dan daerah terkait pemetaan lahan, kebutuhan digitalisasi, serta perkembangan budidaya di area Food Estate.
  2. Mengidentifikasi tantangan lapangan, baik dari aspek teknis, sosial, maupun infrastruktur pendukung.
  3. Merumuskan solusi implementatif untuk meningkatkan efektivitas program Food Estate.
  4. Menjembatani kolaborasi antara pemerintah pusat, pemda, pelaku usaha, dan komunitas petani.

FGD ini diharapkan mampu menghasilkan rumusan kebijakan komprehensif untuk penguatan sistem pangan di Humbang Hasundutan, yang selama ini menjadi salah satu pusat produksi hortikultura terbesar di Sumatera Utara.

Dalam Rakornis tersebut, Bupati Oloan Nababan menegaskan komitmen Pemkab Humbang Hasundutan dalam mendukung penuh program pemetaan dan digitalisasi. 

Menurutnya, transformasi digital dalam pengelolaan Food Estate merupakan keharusan yang akan membawa manfaat jangka panjang bagi petani, ketahanan pangan daerah, hingga investasi sektor agrikultur.

“Kita menyambut penuh keseriusan dan kesiapan untuk pelaksanaan pemetaan dan digitalisasi Food Estate. Humbang Hasundutan berkomitmen menjadi model pengembangan pangan modern yang terukur, efektif, dan berkelanjutan,” ujar Bupati.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga memastikan kesiapan sarana dan prasarana pendukung, mulai dari infrastruktur lapangan, data pemetaan dasar, hingga koordinasi lintas organisasi perangkat daerah.

Program Food Estate yang berlokasi di Kabupaten Humbang Hasundutan telah menjadi perhatian nasional sejak beberapa tahun terakhir. Dengan implementasi digitalisasi dan pemetaan berbasis teknologi, diharapkan kawasan ini dapat:

  • meningkatkan produktivitas hortikultura secara signifikan,
  • memperbaiki efisiensi rantai pasok dan logistik pangan,
  • membuka ruang investasi baru di sektor agritech,
  • dan memperkuat posisi Sumatera Utara sebagai salah satu pusat sentra pangan nasional.

Rakornis ditutup dengan arahan teknis dari Kemenko Pangan RI terkait langkah-langkah operasional yang akan dilakukan selama kunjungan lapangan. 

Seluruh peserta rapat menyampaikan komitmen untuk menjaga kelancaran pelaksanaan kegiatan dan menghasilkan data yang valid serta implementatif bagi pengembangan Food Estate ke depan. (PS/BN)

Komentar Anda

Terkini: