Dari Libur ke Aksi Kemanusiaan: Dinas Kesehatan Tapsel Turun Tangan Bersihkan Rumah Warga Terdampak Banjir dan Longsor

/ Sabtu, 20 Desember 2025 / 15.21.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-TAPANULI SELATAN — Di saat sebagian orang menikmati waktu libur bersama keluarga, pemandangan berbeda terlihat di Desa Aek Ngadol, Kecamatan Batangtoru. Sejumlah pegawai dan tenaga kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Tapanuli Selatan justru memilih menghabiskan hari libur mereka dengan menyingsingkan lengan baju, membersihkan lumpur dan sisa material longsor di rumah-rumah warga terdampak banjir.

Aksi kemanusiaan yang dilaksanakan pada Sabtu (20/12/2025) ini menjadi kelanjutan dari kegiatan gotong royong serupa yang sebelumnya dilakukan di wilayah Garoga dan Huta Godang, Kecamatan Batang Toru. Dengan peralatan sederhana, para pegawai bahu-membahu bersama warga, menyapu lumpur, mengangkat perabot rusak, dan memulihkan ruang hidup yang sempat porak-poranda akibat bencana.

Kegiatan tersebut melibatkan langsung Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan dr. Sri Khairunnisa MH.MKM beserta jajaran pegawai dan tenaga kesehatan. Gotong royong ini rutin dilakukan setiap akhir pekan sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab moral terhadap masyarakat. Tidak sekadar membersihkan rumah, kehadiran mereka menjadi simbol bahwa warga tidak sendiri menghadapi dampak bencana.

Asrul Siregar, salah satu pegawai Dinas Kesehatan Tapsel yang kerap mendampingi awak media, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kemanusiaan jajaran Dinas Kesehatan. 

Menurutnya, pascabencana bukan hanya soal pemulihan fisik bangunan, tetapi juga menjaga kesehatan dan semangat hidup warga agar kembali bangkit.

Dari sisi kesehatan lingkungan, kondisi pascabanjir dan longsor memang menyimpan risiko serius. Sisa lumpur dan genangan air dapat menjadi tempat berkembangnya bakteri, parasit, dan agen penyakit lainnya. 

Karena itu, pembersihan rumah dan lingkungan menjadi langkah awal yang sangat penting untuk mencegah munculnya penyakit berbasis lingkungan. Inilah alasan Dinas Kesehatan hadir langsung di lapangan, menjalankan peran promotif dan preventif secara nyata.

Kepala Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan dr.Sri Khairunnisa MH.MKM. menegaskan bahwa kegiatan gotong royong ini merupakan tindak lanjut dari arahan Bupati Tapanuli Selatan, Bapak  H. Gus Irawan Pasaribu, SE.Ak.MM.CA yang menekankan pentingnya kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, khususnya dalam situasi darurat. 

Ia juga mengajak seluruh pegawai untuk terus memupuk semangat solidaritas, empati, dan pengabdian kepada masyarakat. Yang membuat kegiatan ini semakin bermakna, seluruh aksi dilakukan di hari libur kerja. 

Tanpa paksaan, para pegawai memanfaatkan waktu luang mereka demi membantu warga terdampak. Sebuah potret nyata etos kerja aparatur sipil negara yang menempatkan kemanusiaan di atas kepentingan pribadi, terutama di tengah situasi krisis.

Warga Desa Aek Ngadol menyambut hangat kehadiran jajaran Dinas Kesehatan. Selain meringankan beban fisik, kehadiran mereka juga memberikan dukungan psikologis dan rasa harapan. Percakapan sederhana, senyum, dan kerja bersama menjadi obat bagi trauma yang ditinggalkan bencana.

Melalui gotong royong ini, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menegaskan bahwa penanggulangan bencana membutuhkan sinergi lintas sektor dan kepedulian bersama. Dinas Kesehatan, dengan pendekatan ilmiah yang dibalut nilai humanis, terus berupaya memastikan pemulihan kesehatan dan lingkungan berjalan seiring, demi masyarakat yang lebih tangguh menghadapi bencana di masa depan.(PS/BERMAWI)


Komentar Anda

Terkini: