Kunjungan ini menjadi wujud perhatian dan komitmen pemerintah pusat dalam memastikan program pengembangan pertanian strategis berjalan optimal serta memberi dampak nyata bagi kesejahteraan petani.
Dalam peninjauan tersebut, Dr. Muhammad Agung Sunusi didampingi Staf Ahli Bupati Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Eliapzan Sihotang, S.Sos., M.M., Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan, Perekonomian dan Pembangunan Parman Lumban Gaol, S.T., M.AP., Kepala Dinas Pertanian Humbang Hasundutan Tukka Siahaan, Kabid Pertanian Habeahan, serta para Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) yang selama ini aktif mendampingi kelompok tani di lokasi Food Estate.
Kunjungan kerja ini bertujuan untuk memantau secara langsung perkembangan pelaksanaan program Food Estate, khususnya pengembangan komoditas bawang putih yang menjadi salah satu unggulan Kabupaten Humbang Hasundutan.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Sayuran dan Tanaman Obat meninjau kondisi lahan, pertumbuhan tanaman, sarana prasarana pertanian, serta berdialog langsung dengan para petani dan kelompok tani.
Dr. Muhammad Agung Sunusi menyampaikan bahwa Food Estate Ria-Ria memiliki posisi strategis dalam mendukung program swasembada bawang putih nasional. Saat ini, pengembangan bawang putih di kawasan tersebut melibatkan lima kelompok tani dengan total luas tanam mencapai 20 hektare. Menurutnya, potensi agroklimat dan keseriusan petani menjadi modal utama untuk mendorong peningkatan produksi secara signifikan.
“Food Estate Ria-Ria mempunyai potensi besar untuk mendukung swasembada bawang putih. Dengan penerapan teknologi budidaya yang tepat, penggunaan benih berkualitas, serta pendampingan yang berkelanjutan dari penyuluh dan pemerintah daerah, produktivitas bawang putih diharapkan dapat mencapai hingga 20 ton per hektare,” ujar Dr. Agung.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa Kementerian Pertanian terus mendorong peningkatan produksi hortikultura nasional melalui berbagai program strategis, salah satunya Program Penambahan Areal Tanam (PAT).
Program ini tidak hanya bertujuan menambah luas tanam, tetapi juga meningkatkan efisiensi, produktivitas, dan keberlanjutan usaha tani, sehingga berdampak langsung pada penguatan ketahanan pangan daerah dan nasional.
Sebagai Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Dr. Muhammad Agung Sunusi juga menegaskan komitmennya untuk terus mengawal pengembangan komoditas hortikultura strategis, termasuk bawang putih dan tanaman hortikultura lainnya.
Ia berharap pengembangan Food Estate tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mampu memberikan nilai tambah ekonomi, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan petani.
Sementara itu, jajaran Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Kementerian Pertanian terhadap pengembangan sektor pertanian di daerah.
Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam penyediaan pendampingan, sarana produksi, serta penguatan kelembagaan petani.
Kunjungan kerja ini diharapkan dapat menjadi penyemangat dan motivasi bagi para petani dan kelompok tani di Food Estate Ria-Ria untuk terus meningkatkan semangat bertani, menjaga kualitas hasil produksi, serta mengembangkan pertanian secara berkelanjutan demi mewujudkan kemandirian pangan dan kesejahteraan masyarakat Humbang Hasundutan.
Editor : PS/B.Nababan
