Bupati Palas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE bersama Rekanan Aldinz Rapolo Siregar, didampingi Wakil Bupati Achmad Fauzan Nasution, dan Plt Kadis PUPR Amirhan Hasibuan, Rabu (7/1/2026).
POSKOTASUMATERA.COM-PALAS-Diduga terkait retensi proyek, rekanan bersama Bupati Padang Lawas (Palas) Putra Mahkota Alam Hasibuan,SE (PMA) tinjau Mesjid Agung Al,-Munawaroh Sibuhuan, Rabu (7/1/2026).
Pada peninjauan tersebut, rekanan dalam hal ini Aldin Rapolo Siregar bersama PMA didampingi Wakil Bupati Palas Achmad Fauzan Nasution, Kepala Dnas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Daerah Kabupaten Palas Amirhan Hasibuan menelusuri kerusakan-kerusakan yang ada di Mesjid Agung Al-Munawaroh Sibuhuan.
Dilansir dari akun diskominfo PadangLawas di Facebook.com Dalam hal ini, Bupati meninjau titik aliran yang bocor atau yang tersumbat dan akan segera diperbaiki sehingga tidak terjadi lagi kebocoran. Kemudian melihat genset yang rusak, banyak listrik yang putus, AC rusak, dan lain-lain.
Bupati Padang Lawas menyampaikan akan membuat yang baru dari semua peralatan yang rusak dan akan membenahi penerangan di mesjid ini.
Dan juga memperbaiki semuanya karena kita sebentar lagi akan memasuki bulan suci Ramadhan tahun Hijriyah 1447, ujar Bupati.
Untuk itu, Bupati akan membuat program di mesjid ini dan akan menerima masukan dari masyarakat agar berminat kembali untuk melakukan amal ibadahnya di mesjid agung Kabupaten Padang Lawas ini.
Dan insyaallah di bulan Ramadhan ini kita akan buat karpet yang baru dan penerangannya akan kita optimalkan. Dan untuk penjualan di depan mesjid akan di fasilitas juga sehingga mesjid agung kita ini terlihat lebih bagus, ucap Bupati.
Masjid agung ini termasuk menjadi mesjid kebanggaan kita bersama, mari bersama-sama kita rawat dengan baik dan kita kunjungi demi kemajuan Kabupaten Padang Lawas kita ini, ajak Bupati.
Untuk diketahui, nilai proyek pembangunan Mesjid Agung Al-Munawaroh Sibuhuan mencapai Rp51,92 Milyar, dengan perincian sebagai berikut, untuk tahun pertama di 2016, dianggarkan Rp9,45 miliar, selanjutnya tahun 2017 sebesar Rp 23,87 miliar dan tahun terakhir 2018 sebesar Rp18,6 miliar. (PS/SAHAT)