Gubernur Bobby Nasution Serahkan SK kepada 248 Kepala Sekolah, Tegaskan Harapan Baru bagi Pendidikan Sumut

/ Senin, 19 Januari 2026 / 20.29.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM — MEDAN-Suasana penuh harap dan tanggung jawab terasa saat Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution, SE, MM secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Penugasan kepada 248 Kepala Sekolah jenjang SMA, SMK, dan SLB Negeri di Sumatera Utara. Di balik seremoni administratif tersebut, tersimpan amanah besar untuk masa depan ribuan peserta didik di Bumi Sumatera Utara.


Sebanyak 161 Kepala SMA, 80 Kepala SMK, dan 7 Kepala SLB menerima SK penugasan sebagai pemimpin baru di satuan pendidikan masing-masing. Penugasan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi bagian dari langkah strategis Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam memperkuat kepemimpinan sekolah yang profesional, berintegritas, dan berorientasi pada mutu pendidikan yang berkelanjutan.


Dalam arahannya, Gubernur Bobby Nasution menekankan bahwa kepala sekolah adalah jantung penggerak ekosistem pendidikan. Dari ruang kepala sekolah inilah kebijakan, keteladanan, dan semangat perubahan dimulai. Ia berharap para kepala sekolah mampu menghadirkan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan mendorong potensi terbaik setiap peserta didik.


Perhatian khusus juga diarahkan pada peningkatan kualitas pembelajaran. Hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebelumnya menjadi cermin bahwa masih diperlukan kerja keras dan inovasi agar capaian belajar siswa semakin baik. Kepemimpinan kepala sekolah diharapkan mampu mendorong guru untuk berani berinovasi, memanfaatkan data pembelajaran, serta menghadirkan proses belajar yang lebih relevan dan bermakna bagi siswa.


Tidak hanya soal akademik, Gubernur juga menegaskan pentingnya integritas dalam pengelolaan keuangan sekolah. Dana BOS harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran. Praktik pungutan liar dilarang keras, karena pendidikan negeri harus menjadi ruang yang adil dan tidak membebani orang tua maupun peserta didik.

Bagi para kepala sekolah, SK yang diterima hari itu bukan hanya selembar kertas, melainkan simbol kepercayaan negara dan harapan masyarakat. 


Mereka dituntut menjadi pemimpin yang tidak hanya cakap mengelola sekolah, tetapi juga mampu membangun kepercayaan, menanamkan nilai kejujuran, serta menumbuhkan semangat belajar di tengah tantangan zaman.


Dengan sinergi antara pemerintah, kepala sekolah, guru, dan seluruh pemangku kepentingan, penugasan ini diharapkan menjadi titik awal penguatan mutu pendidikan di Sumatera Utara. Semangat #KolaborasiSumutBerkah dan #SumutBerkah pun digaungkan sebagai ikhtiar bersama menuju pendidikan yang unggul, berkeadilan, dan berpihak pada masa depan generasi muda. (PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: