MusrenbangDes Silaiya Tanjung Leuk: Warga Menyemai Harapan Pembangunan Desa 2027

/ Rabu, 21 Januari 2026 / 12.23.00 WIB


POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL-Suasana aula Desa Silaiya Tanjung Leuk, Kecamatan Sayurmatinggi, tampak berbeda pada Rabu (21/1/2027). Sejak pagi, warga dari berbagai latar belakang berdatangan dengan satu tujuan yang sama: menyampaikan harapan dan gagasan terbaik demi masa depan desa. 


Hari itu, Pemerintah Desa Silaiya Tanjung Leuk menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MusrenbangDes) Tahun Anggaran 2027.

MusrenbangDes ini menjadi ruang penting bagi masyarakat untuk bersuara. Tidak sekadar forum formal, pertemuan tersebut terasa hangat dan partisipatif.


 Kepala Desa Silaiya Tanjung Leuk, Tagor Siregar, membuka kegiatan dengan mengajak seluruh elemen masyarakat untuk aktif terlibat dalam merancang arah pembangunan desa yang berangkat dari kebutuhan nyata warga.


“Pembangunan desa tidak bisa berjalan sendiri. Perlu kebersamaan, musyawarah, dan kesepakatan bersama agar program yang direncanakan benar-benar menyentuh kepentingan masyarakat,” ujar Tagor Siregar di hadapan peserta musyawarah.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Sayurmatinggi, Ali Rahman, SH, MH, Bhabinkamtibmas, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), pendamping desa, bidan desa, kader Posyandu, kader KB, serta berbagai unsur masyarakat lainnya. Kehadiran lintas sektor ini mencerminkan kuatnya sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam proses perencanaan pembangunan.


Dalam sambutannya, Sekcam Sayurmatinggi Ali Rahman, SH, MH menekankan bahwa MusrenbangDes merupakan fondasi awal pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan. Ia mengapresiasi antusiasme warga yang hadir dan aktif menyampaikan usulan, mulai dari bidang infrastruktur, kesehatan, pendidikan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.


“Perencanaan yang baik lahir dari aspirasi masyarakat. Ketika warga dilibatkan sejak awal, maka pembangunan akan lebih tepat sasaran dan hasilnya bisa dirasakan bersama,” tutur Ali Rahman.


Diskusi berlangsung dinamis. Para kader Posyandu dan bidan desa menyampaikan kebutuhan peningkatan layanan kesehatan, sementara perwakilan masyarakat mengusulkan perbaikan sarana umum dan program pemberdayaan ekonomi lokal. 


Setiap usulan dicatat dan dibahas secara terbuka, mencerminkan semangat demokrasi di tingkat desa.

MusrenbangDes Desa Silaiya Tanjung Leuk Tahun Anggaran 2027 pun ditutup dengan harapan besar. Dari ruang sederhana itu, lahir cita-cita bersama agar pembangunan desa ke depan tidak hanya membangun fisik, tetapi juga memperkuat kualitas hidup dan kebersamaan warganya.(PS/BERMAWI)


Komentar Anda

Terkini: