MusrenbangDes Simaninggir 2027: Dari Aspirasi Warga Menjadi Arah Pembangunan Desa

/ Kamis, 29 Januari 2026 / 11.10.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM – TAPSEL-Aula pertemuan Desa Simaninggir, Kecamatan Tano Tombangan Angkola, Kamis (29/1/2026), terasa berbeda dari hari-hari biasanya. Sejak pagi, warga berdatangan dengan wajah penuh harap. Ada petani yang berbincang soal sungai, ada ibu-ibu yang menyinggung jalan desa, dan ada pula tokoh masyarakat yang membawa catatan kecil berisi usulan. Semua suara itu menyatu dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (MusrenbangDes) Tahun Anggaran 2027.


MusrenbangDes ini bukan sekadar forum formal tahunan. Ia menjadi ruang di mana kebutuhan nyata warga disampaikan secara terbuka, dari keluhan yang telah lama dirasakan hingga harapan akan masa depan desa yang lebih baik. Di ruangan sederhana itu, mimpi tentang jalan yang layak, sungai yang tertata, dan pertanian yang kuat dirajut bersama.


Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Suasana berlangsung khidmat namun hangat. Tidak ada sekat yang terasa antara warga dan perangkat desa. Semua duduk sejajar, mendengarkan, dan saling menanggapi, mencerminkan semangat kebersamaan dalam menentukan arah pembangunan Desa Simaninggir.


MusrenbangDes secara resmi dibuka oleh Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD). Turut hadir Camat Tano Tombangan Angkola yang diwakili Kasi Pembangunan Ernita Simanjuntak, S.Pd, Kepala Desa Simaninggir Donald Simatupang, perangkat desa, perwakilan Dinas Pertanian, bidan desa, kader Posyandu dan KB, anggota BPD, serta berbagai unsur masyarakat. Kehadiran lintas sektor ini memperlihatkan bahwa pembangunan desa membutuhkan sinergi, bukan kerja sendiri-sendiri.


Dalam pemaparannya, Kepala Desa Simaninggir Donald Simatupang menyampaikan kondisi keuangan desa secara terbuka. Ia menjelaskan bahwa pembiayaan pembangunan bersumber dari APBD Kabupaten, APBD Provinsi, dan APBN. Dengan masa jabatannya yang akan berakhir pada tahun 2025, ia menekankan pentingnya kesinambungan program agar perencanaan yang disusun hari ini dapat terus dilanjutkan dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.


Beragam usulan prioritas pun mengemuka. Warga berharap pembangunan jalan hotmix sepanjang 425 meter yang telah direncanakan sejak 2025 dapat dilanjutkan hingga tuntas. Normalisasi Sungai Batang Gadis dan Sungai Batang Angkola juga menjadi aspirasi paling mendesak, mengingat sungai tersebut sangat berpengaruh terhadap lahan pertanian dan keselamatan permukiman warga. Selain itu, penguatan sektor pertanian melalui pembentukan dan pengembangan kelompok tani dinilai penting untuk menjaga ketahanan pangan desa.


Mewakili Camat, Ernita Simanjuntak, S.Pd, menyampaikan tantangan nyata yang dihadapi desa. Dana Desa Simaninggir Tahun Anggaran 2026 diperkirakan sebesar Rp228 juta.. Kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi juga menuntut perencanaan pembangunan yang lebih cermat, realistis, dan tepat sasaran.


Meski dihadapkan pada keterbatasan, optimisme tetap terjaga. Kecamatan Tano Tombangan Angkola dikenal memiliki potensi pertanian besar dengan luas lahan sawah sekitar 7.000 hektare dan menjadi salah satu penopang surplus beras daerah. Harapan pun menggantung pada usulan normalisasi Sungai Aek Batang Angkola agar segera diinput dan ditindaklanjuti.


 Seluruh hasil MusrenbangDes wajib dilengkapi administrasi dan dokumentasi sebelum diinput paling lambat 31 Januari 2026—sebagai bukti komitmen membangun Desa Simaninggir dari, oleh, dan untuk masyarakat.

(PS/BERMAWI )


Komentar Anda

Terkini: