POSKOTASUMATRA.COM - BANDA ACEH – Komitmen bersih-bersih birokrasi kembali ditegaskan. Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Aceh, Yan Rusmanto, resmi melantik dan mengambil sumpah 39 Pejabat Manajerial di lingkungan Kanwil Ditjenpas Aceh, Jumat (20/02/2026).
Pelantikan yang digelar di Aula Bangsal Garuda, Banda Aceh, itu menjadi sinyal kuat dimulainya penguatan kinerja dan disiplin aparatur pemasyarakatan di era transisi kelembagaan yang baru.
Sebanyak 39 pejabat tersebut akan segera menempati jabatan strategis di berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan yang tersebar di seluruh Aceh. Rotasi ini diyakini sebagai langkah serius untuk mendorong percepatan reformasi birokrasi di wilayah paling barat Indonesia.
Prosesi pelantikan turut disaksikan Kepala Bagian Tata Usaha dan Umum Yusrizal, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Peristiwa Br Sembiring, serta para Kepala UPT dari Banda Aceh, Aceh Besar, dan Pidie.
Dalam amanatnya, Yan Rusmanto menegaskan bahwa jabatan bukan sekadar posisi, melainkan amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan, tidak hanya kepada negara, tetapi juga kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Sumpah jabatan yang Saudara ucapkan hari ini bukan formalitas. Ini adalah komitmen moral untuk bekerja jujur, profesional, dan bertanggung jawab. Negara menaruh kepercayaan, jangan sampai dikhianati,” tegas Yan dengan nada keras.
Ia juga menyoroti perubahan tata kelola organisasi di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, yang menuntut seluruh jajaran bekerja lebih disiplin, transparan, dan berintegritas.
“Saya tegaskan, di era baru ini tidak ada ruang bagi penyimpangan, penyalahgunaan kewenangan, maupun praktik yang mencederai kepercayaan publik. Siapa pun yang melanggar, siap-siap berhadapan dengan konsekuensi,” ujarnya lugas.
Yan Rusmanto meminta para pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dan melakukan akselerasi kinerja di tempat tugas masing-masing. Fokus kerja diarahkan pada pelayanan publik yang bersih, budaya kerja profesional, serta capaian kinerja yang terukur dan nyata.
Acara ditutup dengan pemberian ucapan selamat dan foto bersama. Pelantikan ini menandai babak baru pengabdian para pejabat manajerial untuk mewujudkan Pemasyarakatan Aceh yang bersih, tegas, dan berintegritas di Tanah Rencong. (PS/AZHARI)
-
