Bangun Generasi Berintegritas, SMAN 1 Angkola Timur Gelar Sholat Dhuha dan Tausiah Ramadhan

/ Kamis, 26 Februari 2026 / 22.20.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM –TAPSEL-Suasana pagi di Angkola Timur terasa berbeda pada Kamis, 26 Februari 2026. Di Musollah SMAN 1 Angkola Timur, ratusan siswa tampak duduk rapi dengan mukena dan sajadah yang telah terbentang. Dalam keheningan yang khusyuk, mereka melaksanakan Sholat Dhuha berjamaah, mengawali hari dengan doa dan harapan di bulan suci Ramadhan.

Kegiatan ini bukan sekadar rutinitas ibadah, tetapi menjadi ruang perjumpaan batin antara siswa, guru, dan seluruh warga sekolah. Di tengah kesibukan dunia pendidikan yang sarat target akademik, momen seperti ini menghadirkan keteduhan.

Wajah-wajah remaja yang biasanya riuh oleh canda, pagi itu terlihat lebih tenang, seakan menemukan jeda untuk merenung dan memperbaiki diri.

Usai sholat, suasana dilanjutkan dengan tausiah Ramadhan yang sarat pesan moral. Para siswa diajak memahami bahwa puasa bukan hanya menahan lapar dan dahaga, melainkan juga melatih kesabaran, kejujuran, serta kepedulian sosial. Nilai-nilai itu disampaikan dengan bahasa sederhana dan menyentuh, membuat para siswa larut dalam perenungan tentang arti menjadi generasi yang berintegritas.


Kepala SMAN 1 Angkola Timur, Zahrona, S.Pd., menyampaikan bahwa Ramadhan adalah momentum emas dalam membangun karakter peserta didik. Menurutnya, sekolah tidak hanya bertanggung jawab mencetak siswa berprestasi secara akademik, tetapi juga membentuk pribadi yang kuat secara spiritual dan moral. “Kami ingin anak-anak tumbuh menjadi generasi yang cerdas sekaligus berakhlak mulia,” ujarnya dengan penuh harap.


Bagi para siswa, kegiatan ini memberikan pengalaman berbeda. Salah seorang siswi mengaku merasa lebih tenang dan bersemangat mengikuti pelajaran setelah melaksanakan Sholat Dhuha. Kebersamaan dalam ibadah menghadirkan rasa persaudaraan yang lebih erat di antara teman-teman sekelas. Mereka tidak hanya belajar matematika dan sains, tetapi juga belajar tentang makna hidup dan tanggung jawab sebagai seorang muslim.


Kehangatan juga terasa dari interaksi guru dan siswa yang duduk sejajar dalam saf yang sama. Tidak ada sekat jabatan atau usia, semua menyatu dalam doa. Inilah potret pendidikan yang humanis—di mana nilai spiritual menjadi fondasi hubungan sosial di lingkungan sekolah.


 Kebersamaan seperti ini menjadi modal penting dalam menciptakan budaya sekolah yang religius dan harmonis.Melalui Sholat Dhuha berjamaah dan tausiah Ramadhan ini, SMAN 1 Angkola Timur menegaskan komitmennya membangun generasi beriman dan berintegritas. 


Harapannya, benih-benih kebaikan yang ditanam selama Ramadhan tidak berhenti sebagai seremoni tahunan, tetapi tumbuh menjadi karakter yang melekat dalam diri setiap siswa, hingga kelak mereka menjadi pribadi yang membawa cahaya kebaikan bagi masyarakat. (PS/BERMAWI)



Komentar Anda

Terkini: