Isu yang beredar di tengah masyarakat itu menyeret nama Sainal dalam dugaan aktivitas pertambangan tanpa izin yang marak diperbincangkan belakangan ini. Menanggapi hal tersebut, Sainal memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar dan tidak memiliki dasar fakta.“Itu tidak benar. Saya tidak pernah terlibat dalam aktivitas tambang emas ilegal seperti yang dituduhkan,” tegasnya saat dikonfirmasi wartawan, baru-baru ini.
Ia menyayangkan munculnya isu yang dinilai dapat merusak reputasi pribadi maupun citra partai yang dipimpinnya di tingkat kabupaten. Menurutnya, penyebaran informasi tanpa data dan bukti yang jelas hanya akan menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat.
Sainal juga menyatakan siap memberikan klarifikasi kepada aparat penegak hukum apabila diperlukan untuk memastikan persoalan tersebut terang dan tidak berkembang menjadi opini liar. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung penegakan hukum terhadap segala bentuk aktivitas pertambangan ilegal.
“Saya mendukung aparat dalam menertibkan tambang ilegal. Namun jangan sampai ada tuduhan yang tidak berdasar diarahkan kepada pihak tertentu tanpa bukti,” ujarnya Kamis, (26/2)
Ia pun mengimbau masyarakat agar lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi, serta tetap menjunjung asas praduga tak bersalah sebelum adanya kepastian hukum. (PS/210)
