Khatam Al-Qur’an Siswa MAN 2 Padangsidimpuan Berjalan Khidmat, Sukses, dan Penuh Makna

/ Senin, 23 Februari 2026 / 21.00.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL – Suasana haru dan khidmat menyelimuti lapangan utama MAN 2 Padangsidimpuan pada Rabu (11/02). Ratusan siswa kelas XII IPA, IPS, dan Keagamaan duduk bersaf rapi, melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan suara bergetar namun penuh keyakinan. Agenda tahunan khatam Al-Qur’an itu bukan sekadar seremoni perpisahan, melainkan momentum spiritual yang menandai akhir perjalanan tiga tahun mereka menimba ilmu di madrasah.


Didampingi wali kelas, guru hafalan surah, serta kedua orang tua, para siswa kembali membaca dan mengulang hafalan yang telah diprogramkan sejak awal masuk madrasah. Bagi sebagian siswa, juz 1 dan juz 30 menjadi standar kelulusan sesuai SKL, bahkan beberapa di antaranya mampu menuntaskan hingga lima juz. Di wajah para orang tua tampak rasa bangga bercampur haru, menyaksikan buah hati mereka menuntaskan amanah pendidikan agama dengan penuh kesungguhan.


Kehadiran Letnan Dalimunthe turut menambah kekhidmatan acara. Dalam sambutannya, Wali Kota Padangsidimpuan menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas terselenggaranya khataman tersebut. Ia berharap para siswa menjadi generasi yang memuliakan Al-Qur’an dan berbakti kepada orang tua. “Jadikan momen ini sebagai penyemangat untuk membumikan Al-Qur’an di mana pun berada,” pesannya, disambut anggukan para hadirin.


Mewakili orang tua, Masir Rambe yang juga orang tua dari salah satu siswa kelas XII IPS, menyampaikan apresiasi atas komitmen madrasah dalam membina karakter religius peserta didik. Ia menilai khataman ini bukan hanya simbol kelulusan, tetapi juga fondasi moral bagi anak-anak dalam menghadapi masa depan yang semakin kompleks.


Ketua Komite Madrasah pun mengingatkan agar kebiasaan membaca dan mengamalkan Al-Qur’an terus dilanjutkan di tengah masyarakat.

Prosesi semakin menyentuh ketika para siswa menampilkan pembacaan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW secara bergantian antar kelas.Lantunan shalawat yang dilatih oleh Deni Marcelona, M.Pd., menggema lembut, menghadirkan suasana syahdu yang memantik tepuk tangan dan air mata para tamu undangan. Namun puncak haru terjadi saat prosesi cuci kaki orang tua. Satu per satu siswa bersimpuh, membasuh kaki ayah dan bunda mereka sebagai simbol bakti dan permohonan maaf. Isak tangis pecah, pelukan hangat tak terelakkan.


Wakil Kepala Madrasah bidang Kesiswaan, Muchlis Hadamean Siregar, SH, S.Pd., membacakan pesan-pesan menyentuh yang semakin menguatkan suasana emosional. Banyak orang tua tak kuasa menahan air mata, mengenang perjalanan anak-anak mereka dari masa remaja awal hingga kini siap melangkah menuju jenjang berikutnya.


Kepala MAN 2 Padangsidimpuan, Lobimartua Hasibuan, SH, M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya acara. Ia menegaskan bahwa khataman Al-Qur’an merupakan modal moral penting bagi para siswa setelah menyelesaikan pendidikan di madrasah. “Bangun peradaban dengan Al-Qur’an dan raih kesuksesan masa depan,” pesannya penuh harap. Di bawah langit Padangsidimpuan yang teduh, hari itu bukan hanya tentang khatam, tetapi tentang doa, air mata, dan harapan yang tumbuh bersama ayat-ayat suci.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: