Langkah Strategis Menuju Medan Kota Digital Berdaya Saing, Sinergi Kuat Bapenda di Bawah Kepemimpinan M. Agha dan Peran Sentral Sekretaris M. Robi Dorong Akselerasi Championship TP2DD 2026

/ Jumat, 13 Februari 2026 / 12.07.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-MEDAN-Pemerintah Kota Medan terus memperkuat komitmen transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan melalui Rapat Koordinasi (Rakor) persiapan menyambut Championship Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Tahun 2026. Kegiatan strategis ini digelar di Ruang Rapat II Kantor Wali Kota Medan, Senin (9/2/2026), sebagai bagian dari langkah konkret memperkuat sistem keuangan daerah berbasis digital dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

Rapat dibuka oleh Wali Kota Medan Rico Waas yang diwakili oleh Asisten Administrasi Umum Setda Kota Medan Laksamana Putra Siregar. Pertemuan tersebut turut dihadiri unsur strategis, termasuk jajaran Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Medan di bawah kepemimpinan M. Agha Novrian yang diwakili oleh Sekretaris Bapenda T. Roby Chairi, Kepala Bidang Pengembangan dan Pengendalian Retribusi Daerah Popy Maya Syafira, perwakilan OPD, perwakilan Bank Indonesia, serta PT Bank Sumut.

Dalam sambutan tertulis Wali Kota yang dibacakan Laksamana Putra Siregar, ditegaskan bahwa digitalisasi menjadi fondasi penting dalam mewujudkan pemerintahan yang transparan, akuntabel, efektif, serta efisien. Transformasi digital tidak lagi sekadar tren, tetapi telah menjadi instrumen utama dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) serta mempercepat pelayanan publik yang responsif di Kota Medan.

Rakor tersebut juga menegaskan bahwa partisipasi dalam Championship TP2DD bukan hanya berorientasi pada penilaian administratif, melainkan sebagai momentum evaluasi menyeluruh terhadap capaian digitalisasi daerah. Pemerintah Kota Medan ingin memastikan bahwa setiap inovasi digital benar-benar berdampak langsung terhadap masyarakat, khususnya dalam kemudahan pembayaran pajak dan retribusi melalui sistem elektronik yang aman dan terintegrasi.

Peran strategis Bapenda Kota Medan menjadi sorotan penting dalam forum tersebut. Di bawah arahan M. Agha Novrian, upaya akselerasi digitalisasi pajak dan retribusi terus diperkuat melalui inovasi sistem pembayaran non-tunai dan peningkatan integrasi data penerimaan daerah. Kepemimpinan yang adaptif dan berorientasi pada modernisasi menjadi salah satu pilar utama dalam mendorong peningkatan PAD secara berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Bapenda T. Roby Chairi dinilai memiliki peran sentral dalam mengoordinasikan kesiapan teknis dan administratif lintas sektor. Mulai dari penyusunan strategi, penguatan koordinasi antar-OPD, hingga memastikan setiap indikator penilaian TP2DD dapat diterjemahkan menjadi program kerja yang terukur dan realistis. Sinergi kepemimpinan antara kepala dinas dan sekretaris menjadi kekuatan utama dalam memastikan kesiapan Kota Medan menghadapi ajang nasional tersebut.

Dalam arahannya, pemerintah menekankan tiga poin krusial yakni penguatan komitmen antarinstansi secara berkelanjutan, pemahaman utuh terhadap indikator penilaian Championship TP2DD dengan target kerja yang jelas, serta optimalisasi kanal pembayaran digital guna meningkatkan kepatuhan masyarakat terhadap pajak dan retribusi daerah.

Menutup rakor, pemerintah berharap forum koordinasi ini mampu melahirkan masukan konstruktif sekaligus menyamakan persepsi seluruh stakeholder. Championship TP2DD 2026 diharapkan menjadi ajang pembuktian bahwa Kota Medan mampu tampil sebagai daerah yang inovatif, adaptif, serta unggul dalam pengelolaan keuangan daerah berbasis digital.

Dengan sinergi kuat antarinstansi dan peran strategis jajaran Bapenda, Pemerintah Kota Medan optimistis transformasi digital akan menjadi motor utama peningkatan kinerja pemerintahan sekaligus memperkuat pelayanan publik yang modern, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.

(PS/M.FAUZI)
Komentar Anda

Terkini: