Rangking Februari Puspresnas: MAN 2 Padangsidimpuan Pimpin Kota, Empat Besar Sumut, Tembus 63 Nasional

/ Kamis, 26 Februari 2026 / 05.46.00 WIB

Lubimartua SH M.Pd  Kepala MAN 2 Padangsidipuan 

POSKOTASUMATERA.COM-PADANGSIDIMLUAN-MAN 2 Padangsidimpuan Pimpin Kota, Empat Besar Sumut, Tembus 63 Nasionali peringkat pertama terbaik di tingkat kota, peringkat keempat di Sumatera Utara, serta melonjak ke posisi 63 nasional berdasarkan rilis Rangking Madrasah Februari yang diterbitkan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah naungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia. Di balik angka-angka itu, tersimpan kerja keras, doa, dan semangat kolektif seluruh warga madrasah.


Bagi para siswa, capaian ini bukan sekadar deretan statistik. Setiap poin dalam pemeringkatan merupakan akumulasi dari perjuangan panjang mengikuti olimpiade sains, lomba riset, kompetisi teknologi, hingga ajang seni dan olahraga. Banyak di antara mereka yang harus membagi waktu antara belajar di kelas, latihan intensif sepulang sekolah, hingga persiapan kompetisi di akhir pekan. Tangis lelah dan senyum kemenangan menjadi bagian dari perjalanan yang kini membuahkan hasil manis.

Rangking yang dirilis secara periodik oleh Puspresnas memang berbasis data capaian prestasi resmi di berbagai level, mulai dari daerah hingga internasional.Namun, lebih dari itu, peringkat tersebut mencerminkan budaya belajar yang tumbuh kuat di lingkungan madrasah. Guru tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing riset, mendampingi diskusi ilmiah, dan membuka ruang eksplorasi gagasan. Di ruang-ruang kelas, lahir keberanian untuk bertanya dan mencoba.


Kepala MAN 2 Padangsidimpuan, Lobimartua, SH., M.Pd., menyampaikan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi yang solid. Ia menuturkan bahwa penguatan literasi, numerasi, dan riset ilmiah dilakukan secara sistematis, disertai pembinaan karakter yang menekankan disiplin dan integritas. “Prestasi adalah buah dari konsistensi,” ujarnya, seraya mengapresiasi dedikasi guru dan semangat juang para siswa.


Secara akademik, lonjakan ke peringkat 63 nasional menunjukkan efektivitas tata kelola pendidikan berbasis evaluasi berkelanjutan. Madrasah tidak lagi berfokus semata pada capaian nilai ujian, tetapi juga pengembangan kompetensi abad ke-21 seperti berpikir kritis, kreativitas, kolaborasi, dan komunikasi. Pendekatan pembelajaran berbasis proyek dan riset menjadi strategi untuk menumbuhkan daya saing yang relevan dengan kebutuhan masa depan.


Di sisi lain, capaian ini memberi dampak emosional yang kuat bagi para peserta didik. Rasa percaya diri tumbuh ketika mereka menyadari bahwa usaha mereka diakui di tingkat nasional. Orang tua pun merasakan kebanggaan yang sama, melihat anak-anak mereka mampu bersaing di panggung yang lebih luas. Atmosfer kompetitif yang sehat menciptakan lingkungan belajar yang saling mendukung dan memotivasi.


Dengan posisi terbaik di tingkat kota, empat besar provinsi, dan tembus 63 nasional, MAN 2 Padangsidimpuan kini berdiri sebagai simbol optimisme pendidikan di Sumatera Utara. Prestasi ini bukan garis akhir, melainkan pijakan untuk melompat lebih tinggi. Harapannya, semangat yang terbangun hari ini akan terus menyala, mengantarkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam prestasi, tetapi juga kokoh dalam karakter dan nilai-nilai kemadrasahan.(PS/BERMAWI)

Komentar Anda

Terkini: