POSKOTASUMATERA.COM-TAPSEL- Suasana religius dan penuh kekhusyukan mewarnai pelaksanaan Program Ramadhan 1447 Hijriah/2026 M di SMA Negeri 1 Angkola Barat. Sejak pagi hari, aktivitas keagamaan telah menjadi denyut utama kehidupan sekolah, menghadirkan pembelajaran spiritual yang menyentuh sekaligus membentuk karakter peserta didik.
Setiap pagi, seluruh siswa dan guru memulai kegiatan dengan pengajian bersama di lingkungan sekolah. Lantunan ayat suci Al-Qur’an menggema, diikuti tausiah singkat yang disampaikan secara bergantian oleh perwakilan siswa dan guru.
Kegiatan ini tidak hanya menumbuhkan suasana Ramadhan yang khidmat, tetapi juga melatih keberanian, kepercayaan diri, serta kemampuan dakwah siswa di hadapan publik.
Memasuki rangkaian kegiatan berikutnya, shalat dhuha dilaksanakan secara bergiliran berdasarkan tingkat kelas. Pada momen ini, pembelajaran tidak berhenti pada ibadah individual semata. Sekolah juga mengintegrasikan pendalaman tata cara shalat jenazah, dengan metode praktik langsung. Siswa dipilih secara acak untuk diuji dan memperagakan tata cara shalat jenazah, sehingga pemahaman mereka tidak hanya bersifat teoritis, tetapi benar-benar aplikatif.
Kegiatan keagamaan berlanjut pada waktu Zuhur.
Seluruh warga sekolah melaksanakan shalat Zuhur berjamaah, memperkuat nilai kebersamaan dan disiplin waktu. Usai shalat, pendalaman tata cara shalat jenazah kembali dilakukan. Siswa kembali dipilih secara acak untuk mempraktikkan langsung, menciptakan suasana belajar yang aktif, menantang, dan bermakna.
Sementara itu, sebelum pembelajaran dimulai di kelas, siswa melaksanakan tadarus Al-Qur’an bersama. Kegiatan ini menjadi pembuka setiap mata pelajaran selama bulan Ramadhan, menghadirkan ketenangan batin sekaligus membiasakan siswa berinteraksi dengan Al-Qur’an dalam keseharian mereka di sekolah.
Kepala SMA Negeri 1 Angkola Barat, Salamat Siregar, S.Pd., M.Si., menyampaikan bahwa Program Ramadhan ini dirancang tidak hanya sebagai rutinitas keagamaan, tetapi sebagai wahana pembentukan karakter religius, tanggung jawab sosial, dan penguatan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan nyata.
Salamat Siregar juga menyampaikan agar setiap warga sekolah memiliki target berupa komitmen untuk meningkatkan ibadah yang akan menjadi kebiasaan selama Ramadhan dan pasca Ramadhan seperti berkomitmen untuk melaksanakan shalat sunat qobliyah dan ba’diyah pada setiap shalat Fardhu, berkomitmen untuk membaca Al-Qur’an setiap selesai shalat Magrib, Isya, dan Subuh, dan sebagainya.
“Melalui rangkaian kegiatan ini, kami berharap siswa tidak hanya memahami ibadah secara konsep, tetapi juga siap mempraktikkannya di tengah masyarakat. Inilah pendidikan karakter yang sesungguhnya,” ujarnya.
Dengan pelaksanaan yang terstruktur dari pagi hingga siang hari, Program Ramadhan 1447 H di SMA Negeri 1 Angkola Barat menjadi bukti nyata komitmen sekolah dalam menghadirkan pendidikan yang seimbang antara kecerdasan intelektual, spiritual, dan sosial.(PS/BERMAWI)
