Serius Tanggulangi Banjir, Pemko Medan Kucurkan Rp250 Miliar Benahi Drainase-Medan Utara Jadi Prioritas, Jalan Platina V Dipastikan Dibangun Tahun Ini

/ Senin, 09 Februari 2026 / 19.23.00 WIB

POSKOTASUMATERA.COM-MEDAN-Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) terus menunjukkan komitmen serius dalam mengatasi persoalan banjir yang selama ini menjadi keluhan masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan adalah mempercepat pembangunan serta peningkatan fungsi sistem drainase di berbagai wilayah Kota Medan, terutama kawasan yang selama ini minim infrastruktur saluran air.

Plt Kepala Dinas SDABMBK Kota Medan, Gibson Panjaitan, menegaskan bahwa pembenahan drainase menjadi program prioritas pada tahun 2026. Upaya tersebut mencakup pembangunan drainase baru di lingkungan yang belum memiliki saluran air, sekaligus peningkatan kapasitas drainase yang sudah ada agar mampu mengalirkan air secara optimal.

“Pembenahan drainase akan kita lanjutkan di tahun ini, baik melalui pembangunan drainase baru maupun peningkatan fungsi drainase yang sudah ada,” ujar Gibson Panjaitan saat ditemui, Senin (9/2/2026).

Untuk merealisasikan program tersebut, Pemko Medan telah menyiapkan anggaran sebesar Rp250 miliar pada tahun 2026. Anggaran ini diharapkan mampu menjadi solusi konkret dalam mengurangi potensi genangan dan banjir yang kerap terjadi, terutama saat intensitas hujan tinggi.

“Anggaran ini akan kita maksimalkan untuk memperkuat sistem drainase. Harapannya, persoalan banjir di Kota Medan dapat berangsur teratasi,” katanya.

Gibson menjelaskan, masih terdapat sejumlah lingkungan di Kota Medan yang belum memiliki drainase sama sekali, khususnya di kawasan Medan Utara. Oleh karena itu, pembangunan drainase tersier di wilayah tersebut menjadi fokus utama pada tahun ini. Selain pembangunan baru, pihaknya juga akan melakukan peningkatan fungsi drainase sekunder dan tersier di wilayah lain yang membutuhkan perbaikan.

“Fokus utama kita adalah membangun drainase di lingkungan yang belum memiliki saluran air, dan itu paling banyak berada di wilayah Medan Utara. Selebihnya, kita akan meningkatkan fungsi drainase yang sudah ada agar lebih optimal,” jelasnya.

Salah satu wilayah yang menjadi perhatian publik karena sempat viral akibat tidak memiliki drainase, yakni Jalan Platina V Gang Bersama, Kelurahan Titipapan, Kecamatan Medan Deli, dipastikan akan mendapatkan pembangunan drainase pada tahun ini. Menurut Gibson, proyek tersebut sudah masuk dalam rencana kerja dan telah dialokasikan anggarannya.

“Untuk Jalan Platina V dan sekitarnya sudah masuk dalam rencana kerja tahun ini. Anggarannya sudah tersedia dan akan segera dikerjakan,” tegasnya.

Selain pembangunan fisik, Pemko Medan juga memperkuat koordinasi dengan Balai Wilayah Sungai Sumatera (BWSS) II guna memastikan konektivitas antara drainase kota dengan aliran sungai. Hal ini dinilai penting agar sistem drainase dapat berfungsi maksimal dalam mengalirkan air menuju sungai secara efektif.

“Tidak ada artinya membangun drainase jika tidak terkoneksi dengan baik ke sungai. Karena itu, koordinasi dengan BWSS II terus kita lakukan agar sistem drainase di Kota Medan benar-benar berfungsi optimal,” ungkap Gibson.

Dengan langkah terencana, dukungan anggaran besar, serta sinergi lintas instansi, Pemko Medan berharap pembangunan drainase yang masif ini mampu meningkatkan kualitas infrastruktur kota sekaligus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengurangi risiko banjir serta menciptakan lingkungan kota yang lebih tertata, aman, dan nyaman bagi seluruh warga.

(PS/M.FAUZI)
Komentar Anda

Terkini: