POSKOTASUMATERA.COM - MADINA - Kapolres Mandailing Natal (Madina), AKBP Bagus Priyandi, S.I.K., M.Si., mengimbau masyarakat untuk menghentikan penggunaan pistol mainan (pestol) berpeluru plastik yang marak terjadi selama perayaan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Imbauan tersebut disampaikan menyusul meningkatnya aktivitas tembak-tembakan menggunakan pistol mainan yang dinilai dapat membahayakan keselamatan, khususnya bagi anak-anak.
“Penggunaan pestol mainan ini bukan hanya mengganggu ketertiban, tetapi juga berpotensi menimbulkan cedera. Kami minta masyarakat untuk segera menghentikan aksi tembak-tembakan,” tegas AKBP Bagus Priyandi, Senin (23/3/26).
Selain itu, Kapolres juga mengingatkan para orang tua agar lebih aktif mengawasi anak-anaknya dan tidak membiarkan mereka bermain dengan mainan yang berisiko membahayakan.
“Kami berharap peran orang tua sangat penting dalam mengawasi anak-anak agar tidak menggunakan mainan berbahaya,” tambahnya.
Tak hanya itu, Kapolres Madina juga mengimbau masyarakat untuk tetap tertib berlalu lintas dengan menggunakan helm, tidak melakukan aksi kebut-kebutan di jalan raya, serta selalu memperhatikan keamanan saat beraktivitas, termasuk ketika berwisata bersama keluarga.
Ia juga menegaskan agar masyarakat tidak menyalakan petasan maupun melakukan aktivitas yang dapat mengganggu ketertiban umum selama suasana Lebaran.
Imbauan ini merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Mandailing Natal agar tetap aman, tertib, dan kondusif selama perayaan Idul Fitri. (PS/210)

