Bupati Humbahas dan Pemerhati Kopi Bahas Strategi Terpadu Tingkatkan Produksi Dan Kualitas Kopi Daerah

/ Rabu, 25 Maret 2026 / 18.47.00 WIB

 

POSKOTASUMATERA.COM-HUMBAHAS,-Bupati membahas secara serius pengembangan komoditas kopi bersama para pemerhati kopi dari Kecamatan Lintongnihuta dalam sebuah pertemuan yang berlangsung di ruang kerja Bupati, Bukit Inspirasi, , Rabu (25/3/2026).

Pertemuan ini turut dihadiri Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan, Perekonomian dan Pembangunan Parman Lumban Gaol serta Kabag Perekonomian dan SDA Mariani F. Sinaga. Sementara dari unsur pemerhati kopi hadir Hendri Suhartono Sihombing, James Sihombing, Dideng H. Sihombing, dan Gokma Hutasoit.

Diskusi difokuskan pada upaya peningkatan kualitas dan kuantitas produksi kopi di Kabupaten . Beberapa poin penting yang dibahas meliputi:

  • Penggunaan varietas bibit unggul
  • Peningkatan kualitas produksi
  • Strategi pengembangan kopi secara berkelanjutan
  • Peningkatan daya saing kopi di pasar yang lebih luas

Selain itu, pengembangan kopi juga ditekankan harus dilakukan secara terintegrasi dari hulu ke hilir agar memberikan nilai tambah yang signifikan bagi petani.

Pertemuan ini melibatkan pemerintah daerah yang dipimpin langsung oleh Bupati Humbahas bersama jajaran, serta para pemerhati kopi yang selama ini aktif mengamati perkembangan produksi kopi di wilayah Lintongnihuta.

Kegiatan berlangsung pada Rabu, 25 Maret 2026, di ruang kerja Bupati Humbahas, Bukit Inspirasi, Doloksanggul.

Dalam pertemuan tersebut, James Sihombing mengungkapkan bahwa produksi kopi di Humbahas mengalami penurunan cukup signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, salah satu faktor utama penyebab penurunan tersebut adalah penggunaan bibit yang kurang berkualitas.

“Dulu produksi kopi cukup tinggi, tetapi sekarang sangat menurun. Oleh karena itu, penggunaan bibit unggul menjadi hal yang sangat penting untuk meningkatkan kembali hasil produksi,” jelasnya.

Penurunan produksi ini menjadi perhatian serius karena kopi merupakan salah satu komoditas unggulan yang berperan penting dalam mendukung perekonomian masyarakat setempat.

Bupati Humbahas, Oloan Paniaran Nababan, menegaskan bahwa pemerintah daerah akan menindaklanjuti berbagai masukan yang disampaikan. Ia menilai bahwa sinergi antara pemerintah, petani, dan pelaku usaha menjadi kunci utama dalam mengembalikan kejayaan kopi Humbahas.

“Pengembangan kopi harus dilakukan secara terencana dan terintegrasi, mulai dari penyediaan bibit unggul, peningkatan kapasitas petani, hingga pemasaran. Dengan begitu, kopi Humbahas bisa kembali menjadi komoditas unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Bupati.

Pemerintah juga berkomitmen untuk mendorong program-program yang mendukung sektor perkebunan kopi, termasuk pendampingan teknis kepada petani dan penguatan rantai pasok.

Melalui pertemuan ini, diharapkan lahir langkah konkret dalam memperbaiki kualitas dan meningkatkan produksi kopi di Humbahas. Dengan strategi yang tepat dan kolaborasi yang kuat, kopi Humbahas diharapkan mampu kembali berjaya dan bersaing di pasar nasional maupun internasional. (PS/B.Nababan)

Komentar Anda

Terkini: